-
Komite Banding AFC resmi menolak seluruh permohonan keberatan yang diajukan Persib Bandung.
-
Maung Bandung wajib menggelar dua laga kandang tanpa penonton termasuk lawan Manila Digger.
-
Persib Bandung menanggung sanksi denda finansial total yang mencapai lebih dari Rp3,5 miliar.
Suara.com - Persib Bandung gagal mendapatkan keringanan hukuman dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) setelah banding yang mereka ajukan resmi ditolak. Artinya, Bobotoh tak boleh hadir saat Maung Bandung Melawan Manila Digger.
Selain Manila Digger, Persib harus jalani laga tanpa penonton di satu laga kandang lainnya di ajang Liga Champions Asia 2.
Komite Banding AFC mengeluarkan keputusan terkait banding Persib pada Kamis (13/8/2026). Sebelumnya, Maung Bandung mengajukan keberatan atas sanksi yang diberikan Komite Disiplin AFC akibat sejumlah pelanggaran dalam pertandingan melawan Ratchaburi FC pada Liga Champions Asia 2 2025/2026.
Persib berharap hukuman tersebut dapat diubah melalui proses banding. Namun, Komite Banding AFC akhirnya memutuskan untuk menolak seluruh permohonan yang diajukan klub asal Kota Bandung tersebut.
“Banding Persib Bandung (IDN) terhadap keputusan VVC 20260513DC13 ditolak sepenuhnya,” tulis Komite Banding AFC dalam dokumen putusannya.
Dengan keputusan itu, sanksi yang sebelumnya dijatuhkan Komite Disiplin AFC pada 13 Mei 2026 tetap berlaku. Persib dinyatakan melakukan tiga pelanggaran terhadap Kode Disiplin AFC, yakni Pasal 35, 64, dan 65.
Hukuman tersebut mengharuskan Persib menggelar dua pertandingan kandang tanpa kehadiran penonton. Kondisi ini menjadi kerugian tersendiri bagi Maung Bandung karena salah satu pertandingan yang terkena dampak merupakan laga play-off Liga Champions Asia 2.
Persib dijadwalkan menghadapi Manila Digger pada 31 Agustus 2026. Pertandingan tersebut rencananya digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api yang diajukan Persib sebagai venue pertandingan.
Meski bermain di kandang sendiri, Persib tidak akan mendapatkan dukungan langsung dari Bobotoh. Tribun stadion harus kosong sebagai konsekuensi dari sanksi AFC yang tetap berlaku setelah proses banding berakhir.
Persib juga tidak hanya mendapatkan hukuman berupa larangan menghadirkan penonton. Klub juga diwajibkan membayar denda sebesar 20 ribu dolar AS atau sekitar Rp3,5 miliar.
Penolakan banding turut membuat Persib mendapatkan tambahan denda sebesar 1.000 dolar AS atau sekitar Rp17 juta.
Dengan demikian, Maung Bandung harus menanggung konsekuensi finansial sekaligus kehilangan dukungan suporter di stadion.
Sanksi tersebut berawal dari evaluasi AFC terhadap pertandingan Persib melawan Ratchaburi FC. Komite Disiplin AFC menilai Persib tidak mampu mengendalikan perilaku suporter dan menemukan pelanggaran lain yang berkaitan dengan aspek keselamatan.
Manajemen Persib sebelumnya menilai hukuman yang diberikan terlalu berat sehingga memilih menempuh jalur banding. Namun, keputusan Komite Banding AFC kini membuat hukuman tersebut tetap berlaku.