- Jose Mourinho menyatakan Real Madrid gagal merekrut Rodri karena sang pemain sempat ragu-ragu.
- Keraguan tersebut membuat Real Madrid tidak mengerahkan upaya penuh untuk mendatangkan gelandang Spanyol itu.
- Rodri akhirnya memutuskan bergabung dengan Barcelona karena merasa karakter klub tersebut sangat cocok dengannya.
Suara.com - Pelatih kepala Real Madrid, Jose Mourinho, mengungkap alasan klubnya gagal mendatangkan Rodri.
Menurut Mourinho, faktor utama kegagalan tersebut bukan persoalan kualitas maupun masalah pribadi, melainkan keraguan sang pemain untuk bergabung ke Santiago Bernabeu.
Mourinho menyampaikan hal itu dalam wawancara dengan program televisi Spanyol, El Chiringuito, yang dikutip Rabu.
Ia menilai Real Madrid tidak seharusnya mengejar pemain yang masih bimbang ketika mendapat tawaran dari klub tersebut.
"Menurut saya Real Madrid adalah klub dengan dimensi yang berbeda sehingga tidak bisa memiliki pemain yang harus berpikir dua kali untuk bergabung," ujar Mourinho.
Menurut Mourinho, keraguan Rodri membuat Madrid tidak mengerahkan seluruh upaya untuk mengamankan tanda tangannya.
Sikap tersebut menjadi alasan terkuat mengapa Los Blancos akhirnya gagal membawa gelandang Spanyol itu ke Bernabeu.
Mourinho menilai ketika Real Madrid menghubungi seorang pemain, respons yang ideal seharusnya tidak membutuhkan banyak pertimbangan.
"Ketika Madrid menghubungi seorang pemain, dan pemain itu seharusnya langsung bertanya: 'Kapan saya harus datang?' Kurang lebih seperti itulah konsepnya," tutur Mourinho.
Rodri kemudian memilih bergabung dengan Barcelona.
Kepindahan tersebut membuatnya berada di bawah asuhan Hansi Flick dan menjadi bagian dari proyek baru Blaugrana.
Rodri mengaku memiliki alasan kuat di balik keputusannya memilih Barcelona.
Menurutnya, karakter klub dan ambisi yang dimiliki Barcelona sesuai dengan kepribadiannya.
"Saya bergabung dengan klub yang sangat ambisius dan benar-benar cocok dengan kepribadian saya, jadi saya akan berusaha membantu semampu saya untuk mencapai target-target kami musim ini," kata Rodri.