- Tim nasional Thailand menelan kekalahan 0-2 dari Vietnam di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada 22 Agustus 2026.
- Pengamat sepak bola Thailand B. Bang Pakong mengkritik strategi pelatih Anthony Hudson yang kalah taktik dari Kim Sang-sik.
- Pakong mendesak federasi sepak bola Thailand untuk memecat pelatih dan mempertimbangkan kembalinya legenda Kiatisak Senamuang.
Suara.com - Kekalahan Thailand dari Vietnam pada leg pertama final Piala AFF 2026 memicu kritik keras dari publik dan pengamat sepak bola Negeri Gajah Putih.
Pelatih Thailand, Anthony Hudson, bahkan dinilai kalah secara taktik dibandingkan pelatih Vietnam, Kim Sang-sik.
Thailand tumbang 0-2 dari Vietnam dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada 22 Agustus 2026.
Kritik tajam datang dari pengamat sepak bola Thailand B. Bang Pakong.
Pakong menilai performa Thailand sepanjang turnamen tidak menunjukkan perkembangan signifikan di bawah arahan Hudson.
Pakong menyebut Thailand hanya tampil cukup baik pada babak pertama melawan Vietnam. Saat itu, Thailand disebut mampu menciptakan dua atau tiga peluang untuk membuka keunggulan.

Namun, penampilan tersebut dianggap tidak berlanjut setelah turun minum.
“Dalam tiga setengah pertandingan lainnya, termasuk babak kedua melawan Vietnam, saya harus mengatakan bahwa itu adalah sebuah kegagalan. Tidak ada satu pun pertandingan yang membuat saya terkesan,” tulis Pakong seperit dinukil dari Tuoitre
Thailand dinilai terlalu banyak memainkan bola tanpa mampu menciptakan ancaman berarti ke pertahanan lawan.
“Kami hanya tahu mengoper bola ke sana kemari, tidak ada yang membaik. Sementara Vietnam mampu memanfaatkan peluang untuk melakukan serangan balik dengan agresif,” kritiknya.
Vietnam kemudian berhasil memanfaatkan dua peluang untuk mencetak dua gol.
Menurut B. Bang Pakong, efektivitas tersebut menjadi bukti bahwa strategi Kim Sang-sik lebih berhasil dibandingkan pendekatan Hudson.
“Ini jelas menunjukkan bahwa strategi pelatih Kim Sang-sik jauh lebih unggul dibandingkan kemampuan taktik pelatih Hudson,” tegasnya.
Pakong menyerukan perubahan di kursi pelatih Thailand.
Ia secara khusus meminta federasi mempertimbangkan kembalinya legenda sepak bola Thailand, Kiatisak Senamuang.