Iran Siap Tutup Jalur Minyak Teluk Persia Jika As Tekan Ekonomi Teheran

Pebriansyah Ariefana

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:50 WIB
Iran Siap Tutup Jalur Minyak Teluk Persia Jika As Tekan Ekonomi Teheran
Selat Hormuz (FOX)
baca 10 detik
  • Iran mengancam akan memblokir total pengiriman minyak Teluk Persia jika perang ekonomi AS berlanjut.

  • Donald Trump menggalang dukungan sekutu untuk mengisolasi ekonomi Iran pada skala yang belum pernah terjadi.

  • Eskalasi berlanjut lewat tekanan ekonomi setelah kesepakatan penghentian permusuhan gagal meredakan konflik kedua negara.

Suara.com - Pasokan energi dunia berada dalam ancaman serius setelah Iran menegaskan kesiapannya menghentikan seluruh lalu lintas tanker minyak di Selat Hormuz. Langkah dramatis ini menjadi respons balasan apabila pemerintah Amerika Serikat terus memperluas sanksi serta tekanan finansial terhadap masyarakat Iran.

Konflik kawasan kini bergeser dari aksi militer langsung menjadi pertempuran strategi ekonomi yang memicu ketegangan baru di Teluk Persia. Ketegangan ini berpotensi merusak stabilitas pasar mentah global jika negara-negara sekutu Washington ikut campur dalam pembatasan tersebut.

Posisi tegas Iran menandai titik balik baru dari perselisihan yang sebelumnya sempat mereda lewat kesepakatan tertulis. Eskalasi situasi diprediksi akan mengganggu jalur pasokan energi dunia yang bergantung pada kawasan strategis Teluk.

ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)
ilustrasi Selat Hormuz (Google Gemini)

Sekretaris Dewan Keamanan Iran Mohsen Rezaei menegaskan ultimatum keras pemerintahnya secara terbuka melalui media sosial.

"Jika perang ekonomi terus berlanjut, tidak akan ada setetes minyak pun yang diekspor, baik melalui Selat Hormuz atau dari mana pun di Teluk Persia. Iran akan menganggap partisipasi atau dukungan negara manapun terhadap perang ekonomi Amerika terhadap rakyat Iran sebagai tindakan perang," ujar pejabat tersebut di X.

Bagaimana Sikap Amerika Serikat Dalam Perang Ekonomi Ini?

Sebelum ancaman blokade muncul, Presiden AS Donald Trump telah meluncurkan kampanye tekanan finansial secara masif terhadap pihak Teheran. Strategi ini dirancang untuk memutus arus ekonomi Iran dengan melibatkan dukungan penuh dari sekutu global.

Trump menyebut operasi tersebut sebagai isolasi dalam skala yang belum pernah terjadi sebelumnya dan menyerukan negara-negara sekutu untuk bergabung dengan AS.

Aksi saling balas antara Washington dan Teheran sebenarnya sudah menghebat sejak awal tahun di berbagai titik vital kawasan. Bentrokan senjata sempat merusak sejumlah fasilitas infrastruktur energi penting di wilayah selatan Iran.

baca juga

Mengapa Konflik AS dan Iran Terus Memanas?

Ketegangan antara AS dan Iran dimulai pada 28 Februari saat AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, yang kemudian dibalas Iran dengan menyerang pihak lawan.

Gelombang gempuran militer kemudian meluas hingga menyasar pusat produksi gas alam dan kawasan industri strategis dalam negeri.

Pada Maret, AS dan Israel menyerang sasaran di ladang gas South Pars serta kawasan industri Assaluyeh di Iran selatan.

Upaya diplomasi sempat memunculkan titik terang ketika kedua belah pihak sepakat untuk menghentikan kontak senjata secara resmi.

Juni lalu, Iran dan AS menandatangani nota kesepahaman mengenai penghentian permusuhan. Namun, tidak lama kemudian, kedua pihak kembali saling melancarkan serangan.

Konflik tersebut hingga kini belum terselesaikan. Meski demikian, kedua pihak tidak sedang bertempur secara langsung, sementara AS mengandalkan tekanan ekonomi terhadap Iran.

Strategi isolasi keuangan yang diterapkan Washington menggantikan konfrontasi fisik terbuka di lapangan. Perubahan taktik inilah yang memicu ancaman balasan Iran untuk melumpuhkan jalur perdagangan minyak dunia di Selat Hormuz.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Turun Besar-besaran, AS Malah Bikin Ulah Lagi

Harga Minyak Dunia Turun Besar-besaran, AS Malah Bikin Ulah Lagi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:46 WIB

Menteri Luar Negeri Iran Nilai Sanksi Ekonomi Amerika Serikat Bentuk Keputusasaan

Menteri Luar Negeri Iran Nilai Sanksi Ekonomi Amerika Serikat Bentuk Keputusasaan

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:01 WIB

Iran Hadapi Perang Ekonomi Total Akibat Ancaman Sanksi Baru Donald Trump

Iran Hadapi Perang Ekonomi Total Akibat Ancaman Sanksi Baru Donald Trump

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 10:41 WIB

Terkini

Kulit Kering Bagusnya Pakai Cushion Apa? Ini 3 Produk Minim Oksidasi Favorit Pengguna

Kulit Kering Bagusnya Pakai Cushion Apa? Ini 3 Produk Minim Oksidasi Favorit Pengguna

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:49 WIB

Panduan Mudah Mengajari Anak Kelas 2 SD Membaca Jam Analog dan Digital

Panduan Mudah Mengajari Anak Kelas 2 SD Membaca Jam Analog dan Digital

Tekno | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:48 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Besar-besaran, AS Malah Bikin Ulah Lagi

Harga Minyak Dunia Turun Besar-besaran, AS Malah Bikin Ulah Lagi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:46 WIB

Review Film Mantis: Saat Ambisi Berubah Jadi Pertarungan Hidup dan Mati

Review Film Mantis: Saat Ambisi Berubah Jadi Pertarungan Hidup dan Mati

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:45 WIB

Inovasi dari Nordberg Medical: PLLA - LASYNPRO TM, Jawaban Atas Regeneratif Estetika Medis

Inovasi dari Nordberg Medical: PLLA - LASYNPRO TM, Jawaban Atas Regeneratif Estetika Medis

Lifestyle | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:44 WIB

2 Pekan Digembleng di Thailand, STY AKui Persija Jakarta Belum Sempurna

2 Pekan Digembleng di Thailand, STY AKui Persija Jakarta Belum Sempurna

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:41 WIB

Karhutla Kalimantan Sengaja Dibakar, Saham Sawit 'Kebakaran' di Bursa

Karhutla Kalimantan Sengaja Dibakar, Saham Sawit 'Kebakaran' di Bursa

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Jadwal MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kejar Hattrick, Aprilia Mengintai!

Jadwal MotoGP Aragon 2026: Marc Marquez Kejar Hattrick, Aprilia Mengintai!

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Darurat Karhutla Kalimantan: Saat Jutaan Manusia dan Satwa Endemik Berebut Ruang Napas

Darurat Karhutla Kalimantan: Saat Jutaan Manusia dan Satwa Endemik Berebut Ruang Napas

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:39 WIB

Sebut Asap Riau Kiriman dari Jambi, Menteri Jumhur Tuai Kontroversi

Sebut Asap Riau Kiriman dari Jambi, Menteri Jumhur Tuai Kontroversi

Riau | Senin, 24 Agustus 2026 | 11:36 WIB

×