- Juventus mengincar kiper Timnas Indonesia Emil Audero untuk bursa transfer musim panas 2026.
- Como 1907 menolak menjual Emil Audero karena membutuhkan status Association-Trained Player untuk Liga Champions.
- Emil Audero dipastikan masuk skuad Como musim 2026/2027 dengan nomor punggung 12.
Suara.com - Emil Audero kembali dikaitkan dengan Juventus pada bursa transfer musim panas 2026.
Namun, peluang kiper Timnas Indonesia itu kembali ke Turin tampaknya tidak mudah terwujud karena Como 1907 justru ingin mempertahankannya.
Juventus memang sedang mencari tambahan kekuatan di posisi penjaga gawang.
Bianconeri disebut bersiap kehilangan Michele Di Gregorio dan Mattia Perin sehingga membutuhkan kiper baru untuk musim 2026/2027.
Situasi tersebut membuat nama Emil Audero masuk dalam radar Juventus.
Kiper kelahiran Mataram itu bahkan disebut berpotensi kembali ke klub yang pernah menjadi bagian dari perjalanan kariernya di Italia.
Juventus dikabarkan mempertimbangkan Audero untuk menjadi pelapis Guglielmo Vicario.

Bianconeri juga disebut tidak keberatan dengan banderol yang dipasang Como, yakni sekitar 3 juta euro.
Namun, keinginan Juventus tersebut berpotensi mendapat penolakan dari Como.
Jurnalis Italia, Nicolo Schira, mengungkap bahwa klub yang kini dilatih Cesc Fabregas itu tidak memiliki rencana untuk menjual Audero.
“Como tidak ingin menjual Emil Audero,” tulis Schira melalui akun X miliknya.
Ada alasan khusus yang membuat Como enggan kehilangan kiper berusia 29 tahun tersebut.
Schira menyebut status Association-Trained Player (ATP) yang dimiliki Audero menjadi salah satu faktor penting.
“Kiper tersebut saat ini memiliki peran penting di Serie A dan Liga Champions; karena ia adalah pemain ATP (Association-trained player),” jelas Schira.
Status tersebut memiliki nilai strategis bagi Como.
Klub asal Italia itu akan menghadapi jadwal padat karena harus bersaing di Serie A sekaligus menjalani debut mereka di Liga Champions musim 2026/2027.
Como sebenarnya memiliki beberapa penjaga gawang lain. Mereka mempunyai Jean Butez, Noel Tornqvist, dan Mauro Vigorito selain Audero.
Meski begitu, pengalaman Audero di kompetisi Italia menjadi nilai tambah.
Ia juga memiliki pengalaman bermain di level tertinggi setelah menjalani karier bersama sejumlah klub Italia.
Pada musim sebelumnya, Audero menjalani masa peminjaman bersama Cremonese.
Penampilannya bersama klub tersebut turut menjadi modal sebelum kembali ke Como.
Keberadaan Audero juga dapat membantu Fabregas dalam melakukan rotasi selama musim berlangsung.
Terlebih, Como akan menghadapi kompetisi Eropa untuk pertama kalinya sehingga membutuhkan kedalaman skuad yang memadai.
Faktor lain yang membuat Audero penting bagi Como berkaitan dengan regulasi Liga Champions.
Setiap klub hanya dapat mendaftarkan maksimal 25 pemain dalam skuad utama kompetisi tersebut.
Dari jumlah itu, setidaknya delapan pemain harus berstatus homegrown.
Empat pemain wajib berasal dari akademi klub masing-masing, sedangkan empat lainnya dapat berasal dari akademi klub lain di Italia.
Audero memenuhi salah satu kategori tersebut karena merupakan lulusan akademi Juventus.
Status itu membuat dirinya memiliki nilai tambahan bagi Como dalam menyusun daftar pemain untuk Liga Champions.
Dengan demikian, alasan Como mempertahankan Audero bukan hanya berkaitan dengan kemampuan di bawah mistar.
Kehadirannya juga membantu klub memenuhi kebutuhan administratif untuk kompetisi Eropa.
Sinyal bahwa Audero masih masuk dalam rencana Como juga terlihat dari daftar skuad musim 2026/2027.
Namanya tercantum dalam skuad dan ia mendapatkan nomor punggung 12.
Kondisi tersebut membuat peluang Audero kembali ke Juventus semakin sulit untuk saat ini.
Como justru memiliki kepentingan besar untuk mempertahankan kiper Timnas Indonesia tersebut.
Jika bertahan, Audero berpeluang menjalani musim yang menarik bersama Como.
Selain kembali bersaing di Serie A, ia juga berkesempatan merasakan atmosfer Liga Champions 2026/2027 bersama klub yang bermarkas di Stadion Giuseppe Sinigaglia tersebut.