- Timnas Bangladesh meluncurkan jersey baru di Dhaka pada Selasa (8/9/2026) untuk persiapan FIFA ASEAN Cup 2026.
- Bangladesh tergabung di Grup A bersama Indonesia, Malaysia, dan Singapura pada turnamen yang dihelat 24 September hingga 4 Oktober 2026.
- Penjualan jersey produksi DOUR tersebut telah mencapai 20 ribu buah dan merambah hingga pasar internasional.
Suara.com - Timnas Bangladesh mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026.
Salah satu persiapan yang dilakukan adalah memperkenalkan jersey terbaru yang akan mereka gunakan dalam turnamen tersebut.
Bangladesh dipastikan tampil di FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menggantikan India.
Turnamen ini akan berlangsung di Jakarta dan Bandung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026.
Timnas Indonesia menjadi salah satu lawan Bangladesh di Grup A Premier Division. Selain Indonesia, Bangladesh juga akan menghadapi Malaysia dan Singapura.
Menjelang turnamen, Bangladesh memperkenalkan seragam anyar mereka dalam sebuah acara di auditorium Dewan Olahraga Nasional (NSC), Dhaka, Selasa (8/9/2026).
Jersey tersebut diproduksi DOUR, apparel asal Bangladesh. Untuk seragam kandang, warna hijau menjadi warna utama yang kemudian dipadukan dengan aksen merah.
Sementara itu, jersey tandang Bangladesh mengusung warna putih dengan kombinasi merah.
Seragam anyar tersebut tidak hanya disiapkan untuk kebutuhan tim nasional. Jersey Bangladesh juga dipasarkan secara luas dan akan tersedia di sekitar 130 gerai yang tersebar di berbagai wilayah negara tersebut.
Selain melalui gerai, jersey itu juga dipasarkan melalui ruang pamer khusus DOUR di kawasan Banani, Dhaka. Produk tersebut bahkan mulai menyasar pasar Eropa.
Peluncuran jersey baru Bangladesh menjadi bagian dari upaya DOUR dan Federasi Sepak Bola Bangladesh (BFF) untuk memperkenalkan identitas tim nasional mereka ke pasar internasional.
Jersey Bangladesh sebelumnya juga sudah mendapatkan perhatian di luar negeri. Seragam tersebut pernah dipamerkan di Museum FIFA, kemudian masuk ke pasar ritel Singapura dan tersedia di Eropa melalui Classic Football Shirts.
Menteri Muda Pemuda dan Olahraga Bangladesh, Aminul Haque, menyambut positif perkembangan tersebut. Ia menilai pengakuan internasional terhadap jersey tim nasional Bangladesh menjadi sebuah kebanggaan.
"Saat kami bermain sepak bola, kami tidak terlalu memikirkan peluncuran jersey atau branding. Para pengurus yang membuat jersey secara lokal, dan kami tinggal memakainya lalu turun ke lapangan," kata Aminul Haque, dikutip dari BSS News.
"Kini, jersey Bangladesh telah mendapatkan pengakuan di seluruh dunia. Ini adalah hal yang sangat menggembirakan dan membanggakan bagi kami," jelasnya.