- Polda Kalsel menyiagakan RS Bhayangkara Banjarmasin guna membantu penanganan korban Kapal Virgo Transport 8.
- Kapal membawa 243 orang hilang kontak di Laut Jawa akibat cuaca buruk pada Minggu, 13 September 2026.
- Basarnas Banjarmasin mengerahkan KN SAR Laksmana 241 untuk mencari kapal di titik koordinat terakhir.
Suara.com - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyiagakan Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Banjarmasin untuk membantu penanganan korban Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di perairan Laut Jawa.
"Petugas medis dan seluruh sarana pendukung sudah disiagakan saat ini," kata Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Nur Khamid di Banjarbaru, Minggu 13 September 2026.
Dia menjelaskan layanan rumah sakit disiapkan sesuai kebutuhan bagi para korban yang nantinya ditemukan.
Saat ini, kata dia, Tim BidDokkes Polda Kalsel terus berkoordinasi dengan unsur terkait perihal penanganan para korban.
"Semua hal terus dikoordinasikan agar penanganan bisa cepat," kata Nur Khamid.
Nur Khamid pun memastikan saat ini Polda Kalsel fokus dalam upaya membantu proses evakuasi para korban di tengah laut yang dikoordinir Basarnas Banjarmasin.
"Semua unsur kekuatan kita dikerahkan semaksimal mungkin dalam membantu proses evakuasi ini," ucapnya.
Diketahui Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di perairan Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan membawa 243 orang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana melaporkan kapal dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00 WITA setelah sebelumnya menghadapi kondisi cuaca buruk dalam perjalanan.
Posisi terakhir kapal yang diterima berada sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin.
Basarnas Masih Lakukan Pencarian
Basarnas mengerahkan tim SAR untuk mencari Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di perairan Laut Jawa saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin dengan membawa 243 orang pada Minggu (13/9).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana selaku SAR Mission Coordinator dalam konferensi pers di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, mengatakan kapal tersebut dilaporkan hilang kontak sekitar pukul 02.00 WITA setelah sebelumnya menghadapi kondisi cuaca buruk dalam perjalanan.
“Posisi terakhir kapal yang diterima berada sekitar 80 mil laut dari Dermaga SAR Basirih, Banjarmasin,” katanya.
Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Banjarmasin menerima laporan mengenai hilang kontak kapal pada pukul 04.10 WITA dari General Manager PT Virgo Yoel Rihi, setelah kapal diketahui berangkat dari Surabaya pada Sabtu (12/9) pukul 10.13 GMT.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Banjarmasin pada pukul 04.30 WITA memberangkatkan enam personel menggunakan Rescue Car D-Max menuju Dermaga SAR Basirih untuk selanjutnya melanjutkan pencarian ke lokasi perkiraan posisi terakhir kapal menggunakan KN SAR Laksmana 241.
Putu mengatakan pihaknya mengoptimalkan pengerahan personel dan sarana pencarian karena kapal tersebut membawa penumpang dan awak dalam jumlah besar yang keselamatannya menjadi prioritas operasi SAR.
“Kami telah menerima laporan terkait hilang kontaknya kapal Virgo Transport 8 dan segera mengerahkan personel serta KN SAR Laksmana 241 menuju lokasi perkiraan posisi terakhir,” ujarnya.