- Pemain sayap Malaysia, Arif Aiman, merepotkan pertahanan Timnas Indonesia dalam laga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK, Jakarta, Senin (28/9/2026).
- Aksi agresif Arif Aiman memaksa wasit memberikan kartu merah kepada pemain Indonesia, Thom Haye, lewat tinjauan VAR pada menit ke-37.
- Pertandingan antara Timnas Indonesia dan Malaysia di Jakarta tersebut akhirnya berakhir dengan skor imbang tanpa gol.
Suara.com - Pemain sayap Malaysia, Arif Aiman menjadi momok dalam duel Timnas Indonesia vs Malaysia pada Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026).
Meski pertandingan berakhir tanpa gol, kecepatan dan kemampuan Arif Aiman dalam situasi satu lawan satu beberapa kali membuat pertahanan Indonesia berada dalam tekanan.
Arif Aiman tampil agresif sejak awal pertandingan.
Pemain Johor Darul Ta'zim (JDT) itu berulang kali mencoba menusuk dari sisi kanan Malaysia dan mencari celah di antara pemain belakang Indonesia.
Ancaman pertama muncul pada menit ke-12.
Arif Aiman melakukan penetrasi dari lini tengah sebelum melepaskan tembakan yang masih mampu diamankan penjaga gawang Indonesia, Maarten Paes.
Pemain berusia 24 tahun itu kembali menguji Paes pada menit ke-29 melalui tembakan jarak jauh.
![Wonderkid Timnas Malaysia, Arif Aiman jadi kapten Johor Darul Tazim menggantikan bek veteran Timnas Indonesia, Jordi Amat. [AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2024/07/23/65471-wonderkid-timnas-malaysia-arif-aiman-jadi-kapten-johor-darul-tazim-menggantikan-jordi-amat.jpg)
Arif Aiman Berperan dalam Kartu Merah Thom Haye
Pergerakan Arif Aiman kemudian berujung pada salah satu momen penting pertandingan.
Thom Haye harus melakukan pelanggaran ketika berusaha menghentikan pemain sayap Malaysia tersebut.
Haye awalnya hanya mendapat kartu kuning.
Namun, setelah wasit asal Korea Selatan, Ko Hyung-jin, meninjau insiden melalui VAR, hukuman tersebut berubah menjadi kartu merah pada menit ke-37.
Indonesia pun harus bermain dengan 10 pemain selama lebih dari 50 menit.
Situasi itu membuat Malaysia memiliki keuntungan jumlah pemain hingga pertandingan berakhir.
Meski unggul jumlah pemain, Malaysia tidak mampu memecah kebuntuan. Pertandingan di SUGBK akhirnya selesai dengan skor 0-0.
Aksi Arif Aiman Disorot FIFA
Penampilan Arif Aiman juga mendapat perhatian dari FIFA.
Di media sosial, aksi Arif Aiman turut mendapat respons dari sejumlah suporter Indonesia.
Kelincahan dan keberaniannya melakukan duel satu lawan satu menjadi salah satu pembahasan setelah pertandingan berakhir tanpa gol.
Pelatih sementara Malaysia, Tan Cheng Hoe, juga mengakui kemampuan Arif Aiman dalam membantu pola serangan timnya.
"Seperti sedia maklum, kita mengetahui kemampuan Arif Aiman dan lariannya cukup pantas serta mampu menjaringkan gol dalam sudut sukar," kata Tan Cheng Hoe.
Bagi Malaysia, Arif Aiman kini menjadi salah satu pemain yang diharapkan kembali memberikan ancaman pada pertandingan terakhir Grup A melawan Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Kamis (1/10/2026).