-
Indonesia naik ke peringkat 117 FIFA dengan koleksi 1.160,49 poin.
-
Kemenangan atas Singapura dan penurunan poin Sudan menjadi kunci kenaikan posisi Garuda.
-
Laga melawan Bangladesh membuka peluang Indonesia menyalip posisi Tanzania dan Libya.
Suara.com - Timnas Indonesia berhasil menaikkan posisi ke peringkat 117 dalam daftar ranking FIFA terbaru. Lonjakan satu tingkat dari posisi 118 ini terjadi berkat tambahan poin dari ajang FIFA ASEAN Cup 2026.
Kemenangan atas Singapura memberikan suntikan terbesar dengan tambahan 4,12 poin bagi armada John Herdman. Hasil imbang tanpa gol melawan Malaysia hanya mengurangi 0,68 poin, sehingga saldo nilai Indonesia tetap bertambah.
Dinamika perolehan nilai tim pesaing seperti Sudan juga memberi keuntungan langsung bagi pergerakan posisi Skuad Garuda. Sudan kehilangan 11,08 poin usai kalah dari Mozambik, meski sempat menambah 10,60 poin saat membekuk Ethiopia.

Penurunan posisi Sudan membuat Indonesia resmi mengumpulkan total 1.160,49 poin dan berhak naik satu tangga. Pencapaian ini membuka celah lebar untuk merangkak naik lebih tinggi pada pembaruan periode berikutnya.
Kesempatan mendulang poin tambahan terbuka saat Kevin Diks dan kawan-kawan bertanding melawan Bangladesh di laga pamungkas Grup A. Peluang melangkah ke babak final atau perebutan tempat ketiga akan melipatgandakan perolehan poin nasional.
Peluang Indonesia melampaui Tanzania dan Libya sangat terbuka karena kedua negara tersebut sudah menyelesaikan seluruh agenda internasional. Tanzania mengantongi 1.166,82 poin, sementara Libya bertahan dengan raihan 1.168,89 poin.
Jarak angka yang sangat tipis memungkinkan Indonesia menggeser posisi kedua tim Afrika tersebut jika sukses meraih hasil maksimal. Skenario ini membutuhkan konsistensi kemenangan di laga tersisa turnamen kawasan Asia Tenggara ini.
Pergerakan posisi di papan tengah peringkat dunia membuktikan efektivitas strategi berburu poin pada ajang resmi FIFA. Hasil positif konsisten akan menjamin posisi undian turnamen internasional yang lebih menguntungkan di masa depan.
Persaingan ketat di papan atas dunia masih didominasi negara tradisional dengan Spanyol memimpin daftar lewat perolehan 2.006,21 poin. Argentina mengekor ketat di urutan kedua dengan 1.970,37 poin, disusul Prancis yang mengoleskan 1.957,10 poin.
Inggris dan Maroko melengkapi jajaran lima besar dunia dengan masing-masing mengumpulkan 1.918,62 poin serta 1.808,18 poin. Indonesia menjadi salah satu wakil Asia Tenggara yang mencatatkan tren kenaikan grafis penampilan pada periode September-Oktober 2026.
Pergerakan posisi tim nasional di pemeringkatan dunia dipengaruhi langsung oleh hasil uji coba resmi serta turnamen yang masuk dalam kalender FIFA. PSSI memfokuskan pencapaian trofi sekaligus pengumpulan poin maksimal untuk mendongkrak posisi sepak bola nasional.
Pengangkatan John Herdman sebagai juru taktik membawa pendekatan taktis baru yang berfokus pada efisiensi raihan hasil akhir di setiap ajang. Target jangka panjang skuad Merah Putih adalah menembus posisi 100 besar dunia secara bertahap melalui kompetisi resmi.