Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK, Rahmad Darmawan Beri Peringatan Keras untuk Timnas Indonesia

Galih Prasetyo, Adie Prasetyo Nugraha

Rabu, 30 September 2026 | 18:51 WIB
Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK, Rahmad Darmawan Beri Peringatan Keras untuk Timnas Indonesia
Eks pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong [Instagram Persija]
baca 10 detik
  • Suporter meneriakkan nama Shin Tae-yong di SUGBK Jakarta seusai Timnas Indonesia ditahan imbang Malaysia tanpa gol pada Senin (28/9/2026).
  • Kapten Kevin Diks dan pelatih Rahmad Darmawan menilai respons suporter kurang tepat karena sepuluh pemain telah berjuang keras menahan imbang lawan.
  • Timnas Indonesia selanjutnya harus mengalihkan fokus untuk menghadapi pertandingan terakhir Grup A melawan Bangladesh di SUGBK pada Kamis (1/10/2026).

Suara.com - Nama Shin Tae-yong kembali menggema di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, setelah sebagian suporter meneriakkan nama mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut seusai laga kontra Malaysia, Senin (28/9/2026).

Momen itu terjadi setelah Timnas Indonesia bermain imbang 0-0 melawan Malaysia pada pertandingan kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.

Respons sebagian suporter tersebut muncul di tengah perjuangan Skuad Garuda yang harus bermain dengan 10 pemain selama sebagian besar pertandingan.

Thom Haye mendapat kartu merah pada menit ke-37 setelah wasit melakukan pengecekan VAR.

Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks, sebelumnya menilai respons tersebut kurang tepat mengingat para pemain baru saja berjuang keras mempertahankan hasil pertandingan dalam kondisi kalah jumlah pemain.

Kevin Diks meminta suporter menghargai perjuangan 10 pemain Indonesia saat menahan imbang Malaysia. (IG Kevin Diks)
Kevin Diks meminta suporter menghargai perjuangan 10 pemain Indonesia saat menahan imbang Malaysia. (IG Kevin Diks)

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Rahmad Darmawan, juga memberikan pandangannya mengenai situasi tersebut.

Ia meminta pemain dan pelatih tidak larut dalam reaksi negatif yang muncul dari sebagian suporter.

Menurut Rahmad, perjuangan Timnas Indonesia saat menghadapi Malaysia tetap layak mendapatkan apresiasi.

Bermain dengan 10 orang membuat tim harus mengubah pendekatan dan lebih banyak bertahan.

baca juga

“Secara keseluruhan permainan Timnas bagus, sejak awal melakukan serangan hingga terjadi kartu merah. Dalam kondisi tertinggal jumlah pemain, strategi pelatih berkapasitas dunia pun pasti akan berubah,” kata Coach RD dalam keterangannya.

Rahmad melihat Timnas Indonesia mampu mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan.

Namun, kartu merah Thom Haye membuat rencana yang sudah disiapkan harus berubah.

Setelah kehilangan satu pemain, Rahmad menilai keputusan untuk bermain lebih bertahan merupakan hal yang wajar.

Apalagi, Malaysia memiliki pemain cepat yang bisa memberikan ancaman ketika Indonesia bermain dengan jumlah pemain yang lebih sedikit.

“Apalagi dengan sepuluh pemain, tidak salah jika bermain dengan low block untuk memperlambat kecepatan pemain Malaysia,” ujarnya.

Rahmad juga menyoroti ancaman Arif Aiman yang beberapa kali memberikan tekanan dari sisi sayap.

Menurutnya, kondisi tersebut semakin sulit diatasi ketika Indonesia harus bermain dengan 10 pemain.

Bagi Rahmad, hasil imbang tanpa kebobolan juga tidak terlepas dari perjuangan para pemain di lapangan.

Karena itu, ia meminta reaksi setelah pertandingan tidak justru membuat pemain semakin terbebani.

Rahmad secara khusus menyoroti kebiasaan pemain mendatangi tribun penonton seusai pertandingan, terutama ketika hasil yang didapat tidak sesuai dengan harapan.

“Jika kalah, pemain masih harus ke tribun, sementara mereka sudah capek dan lelah berjuang, tetapi masih menerima kritik pedas dengan bahasa yang kasar dan memancing emosi,” kata Rahmad.

Sebagai alternatif, Rahmad menyarankan adanya seremoni yang lebih proporsional antara pemain dan suporter.

Para pemain, menurutnya, bisa cukup berkumpul membentuk lingkaran di tengah lapangan, kemudian menyapa penonton tanpa harus menghadapi tekanan secara langsung.

Timnas Indonesia kini harus segera mengalihkan fokus ke pertandingan terakhir Grup A melawan Bangladesh di SUGBK, Kamis (1/10/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Malaysia Geram dengan Tuduhan Anak Buah Prabowo Soal Main Mata Lawan Singapura

Malaysia Geram dengan Tuduhan Anak Buah Prabowo Soal Main Mata Lawan Singapura

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 16:09 WIB

Pelatih Bangladesh Tepis Rumor Keretakan Skuad Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia

Pelatih Bangladesh Tepis Rumor Keretakan Skuad Jelang Laga Kontra Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:50 WIB

Thomas Dooley Jadi Momok Timnas Indonesia: Tak Pernah Kalah, Pernah Menang 4-0

Thomas Dooley Jadi Momok Timnas Indonesia: Tak Pernah Kalah, Pernah Menang 4-0

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:22 WIB

Karena John Herdman? Ini Penyebab Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik Jelang Lawan Bangladesh

Karena John Herdman? Ini Penyebab Ranking FIFA Timnas Indonesia Naik Jelang Lawan Bangladesh

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:21 WIB

Mulutmu Harimaumu! Hina Shin Tae-yong, Achmad Resal Dihukum Berat

Mulutmu Harimaumu! Hina Shin Tae-yong, Achmad Resal Dihukum Berat

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 15:12 WIB

Terkini

Bupati Gowa Tersangka Korupsi Diperiksa Kortastipidkor Polri Besok

Bupati Gowa Tersangka Korupsi Diperiksa Kortastipidkor Polri Besok

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:53 WIB

Telkom Indonesia Tiba-tiba Ganti Dirut

Telkom Indonesia Tiba-tiba Ganti Dirut

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:53 WIB

Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK, Rahmad Darmawan Beri Peringatan Keras untuk Timnas Indonesia

Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK, Rahmad Darmawan Beri Peringatan Keras untuk Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 18:51 WIB

Tampil Lebih Gagah, Honda CRF1100L Africa Twin Dapatkan Penyegaran Warna Baru

Tampil Lebih Gagah, Honda CRF1100L Africa Twin Dapatkan Penyegaran Warna Baru

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 18:50 WIB

Akun Cenblu Menjamur di X, tapi Kenapa Kontennya Justru Makin Tak Bermutu?

Akun Cenblu Menjamur di X, tapi Kenapa Kontennya Justru Makin Tak Bermutu?

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 18:50 WIB

Bukan Cuma Sopir, Pemilik Barang hingga Korporasi Bakal Bisa Dipidana karena ODOL

Bukan Cuma Sopir, Pemilik Barang hingga Korporasi Bakal Bisa Dipidana karena ODOL

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:45 WIB

Ramalan 12 Shio Oktober 2026, Begini Peruntunganmu Bulan Depan

Ramalan 12 Shio Oktober 2026, Begini Peruntunganmu Bulan Depan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:45 WIB

Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Beras SPHP Tak Akan Langka, Pasar Bakal Diguyur 1 Juta Ton

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:40 WIB

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Jangan Terjebak Harga Murah, Tengok Strategi Investasi Setelah Aturan Rp1

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:31 WIB

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

7 Sabun Muka Ekstrak Mawar untuk Cerahkan dan Lembapkan Kulit Kusam

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 18:30 WIB

×