- Real Madrid menaklukkan tuan rumah Barcelona dengan skor 2-1 di Spotify Camp Nou melalui dua gol Kylian Mbappe.
- Jose Mourinho melakukan selebrasi provokatif dan mengkritik penggunaan teknologi VAR setelah pertandingan El Clasico tersebut selesai.
- Kemenangan penting ini membuat Los Blancos berhasil memangkas jarak selisih poin di klasemen sementara LaLiga.
Suara.com - Jose Mourinho kembali mencuri perhatian dalam El Clasico setelah Real Madrid menaklukkan Barcelona 2-1 di Spotify Camp Nou.
Pelatih asal Portugal itu melakukan selebrasi provokatif dengan berlutut di depan bangku cadangan, mengepalkan tangan, lalu menjulurkan lidah setelah Kylian Mbappe mencetak gol kemenangan pada menit ke-87.
Aksi Mourinho tersebut menjadi salah satu sorotan dalam kemenangan penting Madrid di kandang Barcelona.
Selebrasi itu juga mengingatkan publik pada rekam jejak Mourinho yang kerap terlibat dalam ketegangan dengan kubu Blaugrana.
Gol Mbappe tercipta setelah Jude Bellingham mempertahankan penguasaan bola di lini tengah sebelum Eduardo Camavinga mengirimkan umpan dari area depan kotak penalti.
Mbappe kemudian menuntaskan peluang tersebut untuk memastikan kemenangan Madrid dalam pertandingan yang berlangsung sengit.
Selain merayakan kemenangan, Mourinho kembali mengkritik penggunaan teknologi video assistant referee (VAR).
Ia menilai VAR seharusnya meninjau insiden tekel João Cancelo terhadap Diomande pada menit ke-60.
“Wasit menjalani pertandingan yang bagus, tetapi VAR tertidur pada menit ke-60 dan seharusnya memberikan kartu merah atas tekel terhadap Diomande,” ujar Mourinho.
Pernyataan tersebut menambah panas perdebatan mengenai kepemimpinan wasit dalam El Clasico.
Mourinho sebelumnya juga menyinggung kasus Negreira yang melibatkan Barcelona, bahkan membandingkannya dengan skandal Calciopoli di Italia.
Pada 13 Oktober 2026, Mourinho memperingatkan bahwa kasus tersebut berpotensi menjadi salah satu skandal korupsi perwasitan terbesar di dunia.
Namun, pada Agustus lalu, ia sempat menyatakan kepercayaannya terhadap perwasitan Spanyol.
Di balik aksi Mourinho, Real Madrid membawa pulang tiga poin penting dari Camp Nou.
Mbappe membuka keunggulan pada menit ke-41 sebelum Raphinha menyamakan kedudukan pada menit ke-61 melalui umpan Pedri.
Madrid kemudian memastikan kemenangan lewat gol kedua Mbappe pada menit ke-87.
Hasil 2-1 tersebut membuat Los Blancos memangkas jarak menjadi tiga poin dari Barcelona dalam klasemen LaLiga, berdasarkan laporan pertandingan tersebut.
Mourinho menilai kemenangan itu merupakan salah satu penampilan terbaik timnya sejak ia kembali menangani Madrid.
Ia juga memuji organisasi permainan dan keberanian para pemain dalam menghadapi tekanan Barcelona.
“Real Madrid tidak bermain hanya untuk menang di Camp Nou, tetapi untuk memenangi kejuaraan,” kata Mourinho.
Meski puas dengan hasil El Clasico, Mourinho mengingatkan para pemainnya agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, kemenangan atas Barcelona tidak akan berarti banyak apabila Madrid gagal mempertahankan konsistensi pada pertandingan berikutnya.
“Jika kami menang hari ini, tetapi kalah pada pertandingan berikutnya, kemenangan hari ini tidak lagi memiliki arti yang sama,” ujarnya.