- Enam talenta muda Surabaya terpilih mewakili Indonesia dalam turnamen internasional Singa Cup 2026 di Singapura.
- SDN Manukan Kulon dan SDN Kalirungkut I/264 keluar sebagai juara regional Surabaya pada 1 November 2026.
- Kompetisi MilkLife Soccer Challenge Seri 1 2026–2027 di Bandung dimenangkan oleh dua sekolah debutan berbeda kategori.
Suara.com - Perkembangan sepak bola putri di level akar rumput mulai menunjukkan hasil menjanjikan melalui ajang MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Seri 1 2026–2027.
Kompetisi tersebut melahirkan enam talenta muda asal Surabaya yang terpilih untuk mewakili Indonesia dalam turnamen internasional Singa Cup 2026 di Singapura.
Head Coach MilkLife Soccer Challenge Extra Training Surabaya, Sai Dong, menyambut positif kesempatan tersebut.
Menurutnya, terpilihnya enam pemain itu menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola putri sejak usia dini, khususnya di tingkat sekolah dasar, mulai menunjukkan perkembangan.
Coach Sai Dong Nilai Pembinaan Sepak Bola Putri Surabaya Berkembang
![Enam pemain jebolan MLSC Surabaya terpilih mewakili Indonesia di Singa Cup 2026. Coach Sai Dong menilai pencapaian ini menjadi bukti perkembangan pembinaan usia dini. [Dok. Istimewa]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/11/02/90808-mlsc.jpg)
“Saya bersyukur sekali ada enam peserta dari Surabaya jebolan MLSC yang terpilih berlaga di Singa Cup 2026," ungkap Coach Sai Dong.
Pelatih tersebut mengaku melihat perkembangan kemampuan teknik dasar para peserta saat mengikuti kompetisi regional Surabaya tahun ini.
“Saya juga melihat potensi-potensi pemain muda lebih menonjol di seri tahun ini," tambahnya.
"Itu bukti bahwa Surabaya punya potensi besar untuk atlet sepak bola putri dan mereka akan masuk training untuk dipersiapkan lebih baik lagi," jelasnya.
Sai Dong berharap perkembangan pemain di level akar rumput dapat menjadi fondasi bagi regenerasi pesepak bola putri Indonesia, termasuk untuk memperkuat Timnas Putri pada masa mendatang.
"Itu yang harus kami syukuri bahwa ini menjadi satu hal yang positif sekali untuk pengembangan kemajuan sepakbola putri Indonesia ke depannya,” tegas Sai Dong.
SDN Manukan Kulon dan SDN Kalirungkut I/264 Juara di Surabaya
Ajang MLSC Seri 1 musim 2026–2027 merampungkan pertandingan final di regional Surabaya dan Bandung pada Minggu (1/11/2026).
Di regional Surabaya, SDN Manukan Kulon menjadi juara kategori KU-10 setelah mengalahkan SDN Dr. Sutomo V/327 dengan skor 3-1.
Sementara itu, gelar juara KU-12 diraih SDN Kalirungkut I/264. Mereka menundukkan SDN Dr. Sutomo V/327 dengan skor 2-1 setelah melalui pertandingan ketat.
Pelatih SDN Kalirungkut I/264, Rico Rochmad Kurniawan, mengungkapkan bahwa timnya mengandalkan kemampuan fisik dan kekuatan tendangan sejumlah pemain untuk membongkar pertahanan lawan.
“Untuk strategi di final hari ini, memang saya punya keunggulan di beberapa pemain yang kuat secara fisik dan punya power tendangan," kata Rico.
"Jadi kepada tim, saya instruksikan untuk tidak banyak dribble, dapat bola langsung shoot," terangnya.
"Alhamdulillah kami menang dan keberuntungan ada di tim kami,” ujar Rico yang juga berprofesi sebagai guru olahraga di sekolah tersebut.
Dua Sekolah Debutan Raih Gelar di Bandung
Di regional Bandung, dua sekolah debutan berhasil meraih gelar juara pada masing-masing kategori.
SDN 075 Jatayu menjadi kampiun KU-10 setelah menang 2-1 atas SDN 065 Cihampelas. Adapun gelar juara KU-12 diraih SDN 021 Ciporeat usai mengalahkan SD Pelita dengan skor yang sama.
Tingginya partisipasi peserta terlihat dari jumlah atlet yang mengikuti MLSC Seri 1 2026–2027. Regional Surabaya melibatkan 1.598 atlet, sedangkan Bandung diikuti 1.517 atlet.
Merespons antusiasme tersebut, penyelenggara melalui Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali menghadirkan Festival SenengSoccer untuk kategori usia 8 tahun.
MLSC musim ini juga menerapkan regulasi baru untuk dimensi lapangan KU-10. Ukurannya diperbesar menjadi 42 x 26 meter agar setara dengan lapangan kategori KU-12.
Sementara itu, format pertandingan tujuh lawan tujuh tanpa aturan offside tetap dipertahankan untuk mengasah kemampuan dan insting mencetak gol para pemain sejak usia dini.
Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Surabaya Seri 1 2026–2027
Kategori Usia 10
- Champion: SDN Manukan Kulon
- Runner-up: SDN Dr. Sutomo V/327
- Semifinalis: SDN Ketabang 1 dan SDN Kalirungkut I/264
- Top Scorer: Keyvara Malayeka (SDN Manukan Kulon) – 31 gol
- Best Player: Shezan Azarine Fahima (SDN Dr. Sutomo V/327)
- Best Goalkeeper: Aleysia Latifah Zahra (SDN Dr. Sutomo V/327)
- Fairplay Team: SDN Sememi 1
Kategori Usia 12
- Champion: SDN Kalirungkut I/264
- Runner-up: SDN Dr. Sutomo V/327
- Semifinalis: SDN Manukan Kulon dan SDN Klampis Ngasem 1
- Top Scorer: Agnia Nurul Fadhila Rohman (SDN Kalirungkut I/264) – 21 gol
- Best Player: Aulia Alisha Reyna Rumapar (SDN Manukan Kulon)
- Best Goalkeeper: Nayla Nur Hafizah (SDN Dr. Sutomo V/327)
- Fairplay Team: SDN Kalirungkut 1 B
Daftar Pemenang MilkLife Soccer Challenge Bandung Seri 1 2026–2027
Kategori Usia 10
- Champion: SDN 075 Jatayu
- Runner-up: SDN 065 Cihampelas
- Semifinalis: SDN 091 Cibeureum Kota Bandung dan MIS Darussalam
- Top Scorer: Felisha Mikhayla Hernawan (SDN 075 Jatayu), Glory Grennita Melani Utama (SDN Cipada Cikalong Wetan), dan Nefi Putri Seftian (SDN 065 Cihampelas) – masing-masing 15 gol
- Best Player: Ravika Marwah Larasanti (MIS Darussalam)
- Best Goalkeeper: Balqis Azzahra Putri (SDN 065 Cihampelas)
- Fairplay Team: SDN Cipada Cikalong Wetan
Kategori Usia 12
- Champion: SDN 021 Ciporeat
- Runner-up: SD Pelita
- Semifinalis: SDN 043 Cimuncang dan SDN 188 Bandung Baru
- Top Scorer: Naquita Syahmina Guntara (SD Pelita) – 22 gol
- Best Player: Khansa Nafa Talitha (SD Pelita)
- Best Goalkeeper: Adzkia Nabila Habibah (SD Pelita)
- Fairplay Team: SDN 035 Soka