Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA

Galih Prasetyo, Adie Prasetyo Nugraha

Senin, 02 November 2026 | 21:31 WIB
Malaysia Masih Belum Terima Timnas Indonesia Juara di FIFA ASEAN Cup 2026, FAM Kembali Desak FIFA
Timnas Malaysia masih belum terima gagal di FIFA ASEAN Cup 2026 (dok. FAM).
baca 10 detik
  • Sekretaris Jenderal FAM Datuk Noor Azman menyatakan bahwa lembaganya belum menerima jawaban resmi dari FIFA mengenai kontroversi tambahan waktu.
  • FAM bersama pelatih Bangladesh mempertanyakan perubahan durasi tambahan waktu dari dua menit menjadi tujuh menit pada laga Indonesia melawan Bangladesh.
  • Perubahan durasi tambahan waktu tersebut membuat Indonesia mencetak dua gol krusial yang menggagalkan peluang Malaysia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026.

Suara.com - Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) masih belum puas dengan penjelasan terkait kontroversi tambahan waktu dalam pertandingan Timnas Indonesia melawan Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026. Meski turnamen itu telah berakhir dan Timnas Indonesia keluar sebagai juara.

FAM mengaku belum menerima jawaban resmi dari FIFA atas surat persetujuan yang mereka kirimkan. Oleh karena itu sampai sekarang saya masih menantikan jawaban resmi.

Sekretaris Jenderal FAM, Datuk Noor Azman Hj Rahman, memastikan akan terus meminta penjelasan dari badan sepak bola dunia tersebut.

Para pemain Timnas Malaysia berselebrasi (dok. FAM)
Para pemain Timnas Malaysia berselebrasi (dok. FAM)

Menurutnya, permintaan itu berkaitan dengan transparansi pengawasan pertandingan dan integritas kompetisi sepak bola di wilayah Asia Tenggara.

"Kami telah mengirimkan surat persetujuan resmi, namun hingga saat ini belum menerima tanggapan apa pun dari FIFA. FAM akan terus berkomunikasi dan mengejar jawaban dari FIFA," ujar Datuk Noor Azman Hj Rahman dikutip dari Sinar Harian.

Kontroversi yang dipermasalahkan FAM terjadi pada pertandingan terakhir fase grup antara Indonesia melawan Bangladesh, Kamis (1/10/2026).

Pada saat yang sama, Timnas Malaysia juga mengadakan pertandingan penentuan melawan Singapura. Kedua tim masih bersaing untuk mendapatkan satu tempat di partai final.

Malaysia mencatatkan prestasi yang baik setelah menang telak 6-0 atas Singapura. Sementara itu, Indonesia juga unggul atas Bangladesh. Namun, situasi stagnasi saat itu masih menguntungkan Malaysia karena Garuda tertinggal dalam selisih gol.

Persoalan muncul pertandingan ketika Indonesia melawan Bangladesh memasuki masa cedera. Perangkat pertandingan awalnya mengumumkan tambahan waktu selama dua menit, tetapi kemudian durasinya berubah menjadi tujuh menit.

baca juga

Perubahan tersebut menjadi sorotan karena Indonesia memanfaatkan waktu tambahan untuk mencetak dua gol. Kevin Diks dan kawan-kawan membobol gawang Bangladesh pada menit ke-90+6 dan 90+7 sehingga skor akhir berubah menjadi 9-2.

Dua gol pada penghujung pertandingan itu membuat Indonesia unggul dalam persaingan selisih gol dan memastikan tiket ke final. T

Malaysia yang sebelumnya berada dalam posisi lebih baik akhirnya gagal melaju ke partai puncak meski menang besar atas Singapura.

Keputusan mengubah waktu tambahan dari dua menjadi tujuh menit kemudian memicu protes dari pihak Malaysia. Pelatih Bangladesh, Thomas Dooley, juga sempat menyuarakan keherannya terhadap perubahan durasi cedera waktu tersebut.

FAM bersama pihak Bangladesh kemudian mengirimkan surat persetujuan kepada FIFA untuk meminta penjelasan mengenai prosedur penentuan tambahan waktu. Mereka ingin mengetahui dasar perubahan durasi yang terjadi pada pertandingan tersebut.

Namun, hingga turnamen berakhir, FAM mengaku belum mendapatkan tanggapan dari FIFA. Datuk Noor Azman menegaskan federasinya belum akan menghentikan komunikasi dengan badan sepak bola dunia tersebut sampai memperoleh penjelasan resmi.

Di sisi lain, Timnas Indonesia akhirnya keluar sebagai juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Thailand melalui adu penalti di partai final. Garuda menang 4-2 dalam babak tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jelang FIFA Matchday November 2026, John Herdman Coret Ole Romeny dari Skuad Timnas Indonesia?

Jelang FIFA Matchday November 2026, John Herdman Coret Ole Romeny dari Skuad Timnas Indonesia?

Bola | Senin, 02 November 2026 | 14:32 WIB

Tak Lagi Fokus ke Belanda, PSSI Bidik Pemain Keturunan Indonesia di 5 Negara

Tak Lagi Fokus ke Belanda, PSSI Bidik Pemain Keturunan Indonesia di 5 Negara

Bola | Senin, 02 November 2026 | 12:28 WIB

Jadi Pemain Kunci Borussia Monchengladbach, Kevin Diks Dipuji Legenda Timnas Jerman

Jadi Pemain Kunci Borussia Monchengladbach, Kevin Diks Dipuji Legenda Timnas Jerman

Bola | Senin, 02 November 2026 | 10:52 WIB

Terkini

Hadirkan Beautiful Nightmare,  Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik

Hadirkan Beautiful Nightmare, Saloka at Night Gelar Pesta Piyama Halloween Berhadiah Menarik

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 21:26 WIB

Bisakah Gibran Segera Dilengserkan?

Bisakah Gibran Segera Dilengserkan?

News | Senin, 02 November 2026 | 21:20 WIB

Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory

Tanpa Waktu Istirahat, Maung Bandung Langsung Alihkan Fokus ke Markas Melbourne Victory

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 21:19 WIB

Diiming-imingi Bonus Rp620 Juta, WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Diiming-imingi Bonus Rp620 Juta, WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Senin, 02 November 2026 | 21:17 WIB

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Ekonom Unsri Hitung Kerugian Karhutla Sumsel 2026 Capai Rp5,7 Triliun

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:04 WIB

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Merayakan Rindu dan Kegelisahan lewat Puisi di Buku Kidung Para Pencari

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 21:00 WIB

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

Fakta TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia, Cuma Modal Latihan Sebulan Langsung Tempur

News | Senin, 02 November 2026 | 20:55 WIB

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

Santriwati Tidur Digeledah Polisi, KPAI Ungkap Dugaan Penodongan Senjata

News | Senin, 02 November 2026 | 20:49 WIB

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Korban TPPO Cuma Dilatih Sebulan Sebelum ke Medan Perang

News | Senin, 02 November 2026 | 20:36 WIB

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Wanita Diduga ODGJ Melahirkan di Pinggir Jalan Pematangsiantar, Bayi Meninggal Dunia

Sumut | Senin, 02 November 2026 | 20:26 WIB

×