Saat Jenderal Bintang 3 Polri Merobek Skenario Palsu Buatan Ferdy Sambo di Kasus Kematian Brigadir J

Suara Cianjur

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 16:54 WIB
Saat Jenderal Bintang 3 Polri Merobek Skenario Palsu Buatan Ferdy Sambo di Kasus Kematian Brigadir J
Kediaman Irjen Ferdy Sambo (Antara) (FOTO ISTIMEWA)

SuaraCianjur.id- Tersangka yang menjadi dalang pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat, Irjen Pol Ferdy Sambo sudah menjadi tersangka. Ia sempat membuat skenario agar kasus ini tertutup. Namun semua itu dibuat luluh lantak oleh para Jenderal bintang tiga kepolisian.

Ferdy bersama rekan dan anak buahnya membuat dan merekayasa skenario kematian ajudannya sendiri.

Isu pertama yang mencuat ke publik menyebut jika Brigadir J melecehkan istrinya bernama Putri Candrawathi. Ternyata hal itu hanyalah akal-akalan semata. Di tangan empat Jenderal kepolisian yang tergabung dalam timsus bentukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, 'kertas' skenario itu pun 'dirobek'. 

Desakan publik mencuat ketika mencium aroma kejanggalan kematin Brigadir J. Polri pun didesak untuk mengungkap kasus ini supaya terang benderang. Kasus ini semakin cepat terungkap, setelah Presiden Jokowi meminta Kapolri mengusut kasus ini dan jangan ada yang ditutup-tutupi.

Empat orang Jenderal bintang tiga yang membungkam skenario palsu hasil rancangan Ferdy Sambo dan orang-orang terdekatnya yakni Wakapolri Komjen Gatot Eddy Soeparno, bertindak sebagai penanggung jawab timsus, ada Irwasum Irjen Agung Budi Maryoto selaku ketua, Kabareskrim Komjen Agus Andrianto, dan Kabaintelkam Polri Komjen Ahmad Dofiri.

Mereka langsung memeriksa pihak-pihak terkait dalam kasus kematian Brigadir J. Dalam kasus ini Bharada E seolah menjadi kambing hitam dari kejahatan yang dilakukan atasannya sendiri.

Kemudian setelah Bharada E ditetapkan menjadi tersangka, Ia bersedia untuk menjadi Justice Collaborator. Maka dari situlah titik terang kasus ini terlihat.  Beberapa orang telah ditetapkan menjadi tersangka, termasuk suami-istri Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.  

Baku Tembak Brigadir J dan Bharada E

Dari beberapa skenario yang direkayasa oleh Ferdy Sambo, adalah aksi baku tembak. SKenario ini menjadi sorotan publik lantaran apa yang dilakukan oleh Brigadir J dan Bharada E, sangat tidak logis.

baca juga

Namun skenario palsu itu terungkap ketika Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, dari hasil pendalaman yang dilakukan oleh timsus dan pemeriksaan terhadap para saksi tidak ada aksi tersebut.

"Ditemukan perkembangan terbaru bahwa tidak ditemukan fakta peristiwa tembak-menembak seperti dilaporkan awal. Timsus menemukan bahwa peristiwa yang terjadi adalah peristiwa penembakan," ucap Listyo di Bareskrim Polri, Selasa (9/8) malam.

Justru yang ada menurut Kapolri adalah Ferdy Sambo mengambil senjata milik Brigadir J, kemudian melepaskan tembakan kearah tembok, agar berkesan terjadi tembak menembak.

Orang-orang Perusak Lokasi Perkara

Irjen Ferdy Sambo bersama orang-orang yang berada di lingkarannya ikut merusak tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membenarkan ketidak profesionalan dari orang-orang yang ditunjuk menangani TKP pembunuhan Brigadir J, di rumah dinas Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Inspektorat Khusus (Irsus) telah melakukan pemeriksaan terhadap 83 orang yang berkaitan dalam perkara  ini. Sebanyak 35 personel diduga telah melanggar kode etik.

"Dari 83 yang diklarifikasi oleh Itsus, sebanyak 35 direkomendasi ke Kadiv Propam. Dari 35 personel tersebut sudah dilaksanakan gelar perkara di Propam, naik menjadi terduga pelanggar kode etik, dan menjalani pemeriksaan," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, Jumat (19/8) kemarin.

Dari hasil pemeriksaan tersebut sebanyak 15 orang ditempatkan ke tempat khusus.

"Saat ini ada 15 yang dipatsuskan," kata Dedi.

Yang mengejutkan lagi adalah, ada enam perwira kepolisian yang diduga melanggar pidana terkait obstruction of justice atau menghalangi proses penyidikan kasus ini.  

Mereka adalah Irjen Ferdy Sambo selaku mantan Kadiv Propam Polri, Brigjen Hendra Kurniawan selaku Karopaminal Divisi Propam Polri, Kombes Agus Nurpatria selaku Kaden A Biropaminal Divisi Propam Polri, AKBP Arif Rahman Arifin selaku Wakadaen B Biropaminal Divisi Propam Polri, Kompol Chuck Putranto selaku PS Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri dan terakhir Kompol Baiquni Wibowo selaku PS Kasubbagriksa Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Putri Candrawathi Bisa Saja Menjadi Justice Collaborator, Asalkan?

Putri Candrawathi Bisa Saja Menjadi Justice Collaborator, Asalkan?

Cianjur | Sabtu, 20 Agustus 2022 | 11:44 WIB

Sidang Etik Ferdy Sambo Digelar Pekan Depan, Penentuan Nasib di Polri Dipecat atau Tidak?

Sidang Etik Ferdy Sambo Digelar Pekan Depan, Penentuan Nasib di Polri Dipecat atau Tidak?

Cianjur | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 18:17 WIB

Ternyata Putri Candrawathi Ada di TKP Pembunuhan Brigadir J dan Turut Ambil Bagian

Ternyata Putri Candrawathi Ada di TKP Pembunuhan Brigadir J dan Turut Ambil Bagian

Cianjur | Jum'at, 19 Agustus 2022 | 16:09 WIB

Terkini

MLSC All-Stars 2026: All-Stars Jakarta Amankan Tiket Final Usai Tekuk Yogyakarta

MLSC All-Stars 2026: All-Stars Jakarta Amankan Tiket Final Usai Tekuk Yogyakarta

Jakarta | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:46 WIB

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:45 WIB

Rekomendasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte yang Tahan 20 Jam, Makan Ayam Geprek Tetap On!

Rekomendasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte yang Tahan 20 Jam, Makan Ayam Geprek Tetap On!

Lifestyle | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:42 WIB

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:40 WIB

Rudi Garcia Puji Peran Pemain Senior Usai Belgia Tekuk Selandia Baru 5-1

Rudi Garcia Puji Peran Pemain Senior Usai Belgia Tekuk Selandia Baru 5-1

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:38 WIB

Wajah Kusam dan Bruntusan? Coba 4 Exfoliating Face Wash Murah Cuma Rp30 Ribuan!

Wajah Kusam dan Bruntusan? Coba 4 Exfoliating Face Wash Murah Cuma Rp30 Ribuan!

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:35 WIB

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:32 WIB

Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air

Kecewa Indonesia Tak ke Piala Dunia 2026, Van der Sar Kagum Suporter MU Cilik Tanah Air

Bola | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:30 WIB

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

Jangan Lewatkan Keseruan Belanja di Alfamidi Akhir Pekan Ini: Bonus Spesial Sudah Menanti

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:28 WIB

Paradoks Kekerasan dan Agama dalam Film In the Hand of Dante

Paradoks Kekerasan dan Agama dalam Film In the Hand of Dante

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 17:20 WIB

×