Heboh, Kasus Korupsi Pengerjaan Jalan di Keboncau Sumedang Sempat Dikawal Enam Kajari

Suara Cianjur

Jum'at, 16 September 2022 | 12:56 WIB
Heboh, Kasus Korupsi Pengerjaan Jalan di Keboncau Sumedang Sempat Dikawal Enam Kajari
Kajari Sumedang I Wayan Riana saat menyampaikan perkembangan kasus dugaan korupsi jalan Keboncau-Kudangwangi (istimewa)

SuaraCianjur.id, - Penanganan kasus dugaan korupsi  pekerjaan peningkatan Jalan Keboncau-Kudangwangi Pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sumedang Tahun Anggaran 2019, terus berlanjut.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sumedang, I Wayan Riana mengatakan, setelah mendapat kabar bahwa kasus dugaan korupsi pekerjaan peningkatan Jalan Keboncau-Kudangwangi pernah ditangani Polda Jabar, maka pihaknya melakukan penelusuran.

"Informasi jika kasus tersebut pernah ditangani Polda Jabar, ya memang benar ada. Polda Jabar sudah melakukan proses hukum" ucap Wayan, Jumat (16/9/2022).

Dikatakan Wayan, berdasarkan informasi yang diperolehnya pada saat itu Polda Jabar tidak menemukan tindakan perbuatan melawan hukum.

"Namun, setelah proses berjalan, ada hasil audit dari BPK. Maka, itu yang kita tindak lanjuti," tuturnya.

Disinggung terkait penanganan kasus Keboncau-Kudangwangi yang memakan waktu cukup lama serta sempat dikawal sebanyak enam Kajari Sumedang (3 kajari definitif dan 3 plt), Wayan menjelaskan, penetapan tersangka untuk dua orang, disidik pada tahun 2021.

Kemudian, lanjut Wayan, keduanya menjadi tersangka pada April 2022.  Dan kini telah ditahan.

“Yang sudah ditahan itu yakni AD, dan HH yang juga sekarang mulai disidangkan. Kemudian yang empat orang tersangka itu, ditetapkan kemarin, 13  September 2022,” kata dia.

"Keempat tersangka gelombang kedua, yakni DR (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Sumedang), HB (Kepala Seksi Perencanaan dan Evaluasi pada Bidang Bina Marga Dinas PUTR Kabupaten Sumedang), BR (mantan ketua Pokja Pemilihan pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang dan US selaku pelaksana proyek,” imbuhnya.

Sementara itu, Penasehat Hukum US selaku pelaksana proyek, Richard Kangae Keytimu, S.KOM, SH, MM mengaku akan mengawal proses penyidikan yang sekarang.

"Tentunya kita terus kawal ya. Nah kita lihat, apakah prosesnya akan sama seperti sebelum-sebelumnya yang memakan waktu lama?," ujarnya.

Richard menyampaikan, US sering dimintai keterangan dan berulang-ulang dan pemeriksaan pun pernah sampai subuh (dini hari), luar biasa. 

“Klien kami sudah sering dimintai keterangan. Penanganan kasus tersebut cukup alot, sejak Februari 2021 sampai sekarang,” tuturnya.

"Luar biasa, jika perkaranya pun sempat dikawal sebanyak enam Kajari Sumedang,” imbuh Richard.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDI Perjuangan Jabar Gelar Lomba Inovasi Menu Berbasis Pangan Lokal

PDI Perjuangan Jabar Gelar Lomba Inovasi Menu Berbasis Pangan Lokal

| Jum'at, 16 September 2022 | 12:36 WIB

Muncul Dugaan Korupsi, 3 Pimpinan DPRD Kota Batu Dinas Luar Kota Tak Temui MCW

Muncul Dugaan Korupsi, 3 Pimpinan DPRD Kota Batu Dinas Luar Kota Tak Temui MCW

Malang | Kamis, 15 September 2022 | 19:08 WIB

LSM Riau Corruption Watch Buat Laporan Dugaan Korupsi Masjid Tanjak ke Kejari Batam

LSM Riau Corruption Watch Buat Laporan Dugaan Korupsi Masjid Tanjak ke Kejari Batam

Batam | Rabu, 14 September 2022 | 14:38 WIB

Terkini

Lagi Cari HP Performa Monster? Ini 5 Pilihan HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaru 2026

Lagi Cari HP Performa Monster? Ini 5 Pilihan HP Snapdragon 8 Gen 5 Terbaru 2026

Your Say | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:15 WIB

NMIXX Intimidasi Haters dan Pesaing di Lagu Caution Feat. Anderson .Paak

NMIXX Intimidasi Haters dan Pesaing di Lagu Caution Feat. Anderson .Paak

Your Say | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:15 WIB

Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara

Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:09 WIB

Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan

Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:07 WIB

Influencer ZNM dan YouTuber RV Dijemput Paksa Polisi Terkait Kasus Whip Pink, Siapa?

Influencer ZNM dan YouTuber RV Dijemput Paksa Polisi Terkait Kasus Whip Pink, Siapa?

Entertainment | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:57 WIB

Cemburu Pacar Digoda, Pria Siram Air Keras ke Warga di Sagulung Batam

Cemburu Pacar Digoda, Pria Siram Air Keras ke Warga di Sagulung Batam

Batam | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:55 WIB

Retail Therapy dan Sampah yang Tak Terlihat di Balik Kebiasaan Checkout

Retail Therapy dan Sampah yang Tak Terlihat di Balik Kebiasaan Checkout

Your Say | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:55 WIB

Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap

Sinyal Kuat Suzuki Rilis Jimny 'Upgrade Nyata' dengan Iming-iming Harga Tetap

Otomotif | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:53 WIB

Gagal Juara, Arsenal Malah Kena Mental Sindiran Menohok Chelsea Lewat Unggahan Medsos

Gagal Juara, Arsenal Malah Kena Mental Sindiran Menohok Chelsea Lewat Unggahan Medsos

Bola | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:51 WIB

BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing

BBRI Anjlok ke Titik Terendah, Investor Lokal Jadi 'Penyelamat' saat Saham Diobral Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 10:49 WIB