3. Kebanyakan makan makanan tinggi protein, seperti daging dan ikan. Hal ini dapat menyebabkan keracunan sel dan luka pada usus.
4. Usia. Biasanya, pancolitis sering didiagnosis pada orang di bawah 35 tahun, namun bisa terjadi pada siapa saja.
5. Jenis kelamin memegaruhi risiko seseorang mengalami radang usus. Ulcerative colitis atau pancolitis lebih sering terjadi pada laki-laki, sementara penyakit Crohn lebih sering terjadi pada wanita.
6. Merokok. Perokok berisiko lebih tinggi terkena radang usus besar dibanding bukan perokok dan mantan perokok.
Tak hanya itu, seseorang yang mengalami radang usus besar bisa menanyakan kepada dokter medis untuk upaya pencegahan, dan memberitahu setiap perubahan dalam menu makan oleh dokter.
Ada juga beberapa obat-obatan yang biasa digunakan seprti aminosalisilat, antibiotik (seperti metronidazole, ciprofloxacin, rifaximin), obat-obatan kortikosteroid, dan obat-obatan untuk mencegah diare maupun kram perut.
Jalan operasi bisa dilakukan untuk mengangkat seluruh usus besar dan rectum dengan prosedur ileoanal anastomosis.