SuaraCianjur.id- Dunia menyoroti soal Tragedi Kanjuruhan Malang yang menewaskan 131 orang. Bukan hanya menjadi duka bagi dunia sepakbola Indobesia, tapi juga seluruh dunia.
Termasuk duka tersebut dirasakan oleh suporter dalam pertandingan La Liga Rayo Vallecano vs Elche.
Dalam unggahan akun Instagram @faktabola seperti yang dilihat pada hari Jumat (7/10/2022), tampak Ultras Rayo Vallecano mengangkat sebuah pesan tertulis. Tulisan pesan itu tampak sangat jelas.
"NO SON MUERTES, SON ASESINATOS (Mereka Bukan Hanya Meninggal, Mereka Dibunuh)," begitulah tulisannya, Jumat (7/10/2022).
Akun tersebut kemudian memberikan keterangan dalam captionnya, bahwa momen pesan itu dibentangkan, saat meomentum minute of silence sebelum laga pertandingan dimulai.
Dirinya juga membeberkan soal makna dari pesan yang dibentangkan oleh suporter tersebut jika para suporter bukan hanya meninggal biasa tapi juga dibunuh.
"Pesan singkat penuh makna, salah satunya untuk menuntut keadilan! Usut tuntas!," ujar terang akun Instagram tersebut.
Kemudian warganet ikut berkomentar dalam unggahan tersebut.
Banyak dari mereka yang setuju denga napa yang disampaikan oleh akun Instagram itu. Warganet juga menilai kalau masyarakat internasional sangat menyoroti tragedi maut yang terjadi di Stadion Kanjuruhan.
![Pesan Suporter di Liga Spanyol untuk Tragedi Kanjuruhan [Tangkapan Layar / Instagram]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/10/07/1-screenshot-2022-10-07-at-132013.png)
“Dia yg bunuh dia yg bentuk investigasi, negeriku penuh lawakan,” kata netizen lainnya.
"Dunia yg menilai...terserah mau di tutup tutupin kek apa juga dunia tau kok ...," kata warganet.
“Awa gausah capek2 nutup2 atau cuci tangan deh wahai bapak/ibu pejabat ataupun instansi negeri ini,” koemntar warganet lainnya.
“Saya setuju dengan pernyataan itu. Dan itu memang betul mereka meninggal karena di bunuh,” kata yang lainnya menimpali.