Ketika Polri Sebut Gas Air Mata Tak Sebabkan Kematian, Komnas HAM Tunggu Sesuatu dari Laboratorium

Suara Cianjur

Kamis, 13 Oktober 2022 | 08:19 WIB
Ketika Polri Sebut Gas Air Mata Tak Sebabkan Kematian, Komnas HAM Tunggu Sesuatu dari Laboratorium
Doa bersama di Gate 13 Stadion Kanjuruhan Malang setiap malam (Foto Istimewa / Suara.com / Beritajatim)

SuaraCianjur.id- Polri keukeuh dengan pernyataannya kalau gas air mata yang dilepaskan oleh Polri dalam Tragedi Kanjuruhan Malang bukanlah penyebab kematian.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyarankan untuk menunggu hasil uji dari laboratorium.

Tragedi Kanjuruhan Malang sudah menewaskan 132 orang. Mereka yang panik lalu berhamburan dan berebut pintu keluar Stadion Kanjuruhan, dikarenakan lemparan gas air mata dari kepolisian.

Usai tragedi tersebut, ditemukan banyak korban yang mengalami gangguan kesehatan. Dan itu diduga akibat dampak dari gas air mata.

Menurut Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara, hasil uji laboratorium tersebut nantinya bukan terkait dengan kandungan kimia tapi dampak bagi kesehatan jiwa seseorang.

"Sebenarnya begini kalau kita bicara soal hasil laboratorium itu kan bukan hanya sekadar kandungan kimianya, tapi analisanya terhadap kesehatan. Itu kami menunggu dari hasil uji laboratorium," terang Beka di kantor Komnas HAM, Jakarta, seperti dikutip dari Suara.com Kamis (13/8/2022).

Sementara itu, Komisioner Komnas HAM lainnya, Choirul Anam, mengatakan banyak korban meninggal dengan wajah yang biru, mulut mengeluarkan busa, dan ada juga yang kejang-kejang. Hal itu berdasarkan dari temuan pihak mereka.

"Jadi, kami banyak cerita-cerita soal begitu dan terekam juga oleh teman-teman kedokteran. Termasuk juga orang-orang yang mengalami kejang-kejang," jelasnya.

Komnas HAM juga menemukan kalau banyak korban yang mengalami iritasi mata merah, dari para korban selamat Tragedi Kanjuruhan Malang. Bahkan ada yang matanya berwarna cokelat. Bukan itu saja, ada juga korban yang tak bisa melihat dalam beberapa hari.

baca juga

"Ada bahkan kami Senin itu bertemu dengan salah satu korban.Dari Sabtu peristiwanya, sampai Minggu, Senin ketemu kami agak sore itu baru saja matanya bisa melihat," ungkap Anam.

Maka dari itu, untuk memastikan bagaimana dampak gas air mata utnuk kesehatan, maka Komnas HAM membuka peluang utnuk memintai keterangan dari para ahli kesehatan.

Nantinya dari keterangan itu akan dibarengi dengan hasil yang keluar dari uji laboratorium.

"Kalau diperlukan kami memang akan memanggil ahli kesehatan. Tapi sepanjang yang kami dapatkan dari berbagai cerita korban, kedokteran yang ada di Malang sana menunjukkan bagaimana itu berlangsung," kata Anam.

Seperti yang diketahui, pernyataan yang keluar dari mulut Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo, mengatakan jika secara medis para korban yang jatuh di Tragedi Kanjuruhan Malang bukan diakibatkan karena gas air mata.

Malahan mereka mengklaim akibat kekurangan oksigen dan bahkan terinjak-injak, saat dipintu keluar stadion.

"Dari dokter spesialis penyakit dalam, penyakit paru, penyakit THT, dan juga spesialis penyakit mata, tidak satu pun yang menyebutkan bahwa penyebab kematian adalah gas air mata. Tapi penyebab kematian adalah kekurangan oksigen, karena apa? Terjadi berdesak-desakan, trerinjak-injak, bertumpuk-tumpukan mengakibatkan kekurangan oksigen," kata Irjen Dedi, Senin (10/10) kemarin.

Efek dari gas air mata menurut Irjen Pol Dedi, pada dasarnya hanya menimbulkan iritasi tidak sampai menyebabkan kematian. Hal itu dia katakan karena hingga kini belum ada jurnal ilmiah yang menyebut fatalitas gas air mata yang bikin orang tewas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Shin Tae-yong: Jika Ketua PSSI Mundur, Saya Juga Ikut Mengundurkan Diri

Shin Tae-yong: Jika Ketua PSSI Mundur, Saya Juga Ikut Mengundurkan Diri

Riau | Kamis, 13 Oktober 2022 | 08:09 WIB

Shin Tae-yong Dikhawatirkan Gabung Timnas Vietnam usai Ancam Mundur dari Timnas Indonesia

Shin Tae-yong Dikhawatirkan Gabung Timnas Vietnam usai Ancam Mundur dari Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 13 Oktober 2022 | 07:57 WIB

Sosok Penjual Es Dawet Di Tragedi Kanjuruhan Jadi Misteri, Komnas HAM Ikut Keliling Mencari Tapi Gagal

Sosok Penjual Es Dawet Di Tragedi Kanjuruhan Jadi Misteri, Komnas HAM Ikut Keliling Mencari Tapi Gagal

News | Kamis, 13 Oktober 2022 | 07:55 WIB

Terkini

Ditekan Kenaikan Cadangan Minyak AS, Harga Minyak Dunia Berbalik Turun

Ditekan Kenaikan Cadangan Minyak AS, Harga Minyak Dunia Berbalik Turun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:43 WIB

Beras Shirataki Berapa Harganya? Cek 4 Merek Populer untuk Diet dan Gaya Hidup Sehat

Beras Shirataki Berapa Harganya? Cek 4 Merek Populer untuk Diet dan Gaya Hidup Sehat

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:38 WIB

Dituding Gelapkan Rp5,7 Miliar, Influencer Malaysia Aisar Khaled Buka Suara

Dituding Gelapkan Rp5,7 Miliar, Influencer Malaysia Aisar Khaled Buka Suara

Entertainment | Rabu, 16 September 2026 | 08:32 WIB

Visual Sinematik hingga Plot Twist Mengejutkan, Ini Alasan Iklan ShopeeVIP+  Ditonton 6 Juta Kali

Visual Sinematik hingga Plot Twist Mengejutkan, Ini Alasan Iklan ShopeeVIP+ Ditonton 6 Juta Kali

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:30 WIB

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Tampil Apik Saat Ajax Gunduli Nathan Tjoe-A-On Cs, Maarten Paes Dapat Kabar Bahagia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:17 WIB

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Cara Memilih Krim Pagi yang Aman untuk Kulit Sensitif, Perhatikan 6 Hal Ini

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 08:15 WIB

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

Berpegangan pada Tabung LPG 3 Kg, Lima ABK KM Virgo Bertahan 9 Jam di Tengah Laut Jawa

News | Rabu, 16 September 2026 | 08:11 WIB

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bobotoh Serbu Seoul, Marc Klok: Hormat Setinggi-tingginya, Kami Membawa Nama Indonesia

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 08:07 WIB

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Kabut Asap Kiriman dari Selatan Diklaim Perburuk Kualitas Udara di Riau

Riau | Rabu, 16 September 2026 | 08:06 WIB

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Investor Soroti Kepastian Investasi Indonesia

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:01 WIB

×