Gaduh Temuan Polri dan PSSI di Stadion Kanjuruhan Ternyata Bukan Miras, Netizen: Nyari Kesalahan Rupanya

Suara Cianjur

Kamis, 13 Oktober 2022 | 08:55 WIB
Gaduh Temuan Polri dan PSSI di Stadion Kanjuruhan Ternyata Bukan Miras, Netizen: Nyari Kesalahan Rupanya
Laporan Komnas HAM atas Tragedi Kanjuruhan ; Mohammad Chaoirul Anam (Foto Istimewa / Suara.com - Alfian Winanto)

SuaraCianjur.id- Terkait temuan yang disebut-sebut botol miras di dalam area Stadion Kanjuruhan Malang, ternyata bukanlah seperti yang dikira selama ini milik suporter Aremania.

Komnas HAM pun angkat bicara soal penemuan botol-botol yang katanya disebut-sebut sebagai minuman keras.

Menurut Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam, dari hasil penelusuran awal terhadap botol-botol miras itu bukan milik Aremania.

Berdasarkan dari keterangan yang dikumpulkan, para suporter dari Arema FC itu tak bisa membawa miras tersebut ke dalam stadion.

“Nanti detailnya akan dijelaskan dengan bukti fotonya," terang Choirul Anam ketika konpers di Jakarta, Rabu (12/10) kemarin.

Anam menjelaskan soal botol-botol yang ditemukan di dalam Stadion Kanjuruhan tersebut.

"Ada satu botol gepeng itu di stadion dan teman-teman Aremania bilang beli tiket aja harus ngumpulin uang tiga hari, masa beli minuman mahal," kata Anam.

Kini berdasarkan penelusuran lebih lanjut dari Komnas HAM, terkait dengan temuan botol-botol yang diduga miras itu, ternyata isinya bukan miras melainkan obat hewan ternak.

Dalam paparan temuan awalnya Komnas HAM menyebut beberapa poin seperti tentang pintu Tribun Stadion Kanjuruhan sampai bukti video yang disebut-sebut sebagai kunci atas insiden maut kemarin.

baca juga

Termasuk hasil dai investiasi soal temuan puluhan botol yang diduga berisi miras.

"Itu bukan untuk diminum tapi untuk sesuatu yang lain. Untuk sesuatu yang lain dan tidak untuk diminum," terang Choirul Anam.

Temuan botol-botol itu bukanlah miras tapi obat untuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hewan ternak.

Mengutip dalam unggahan video Tim Narasi dalam akun Twitternya @NarasiNewsroom, ditemukan fakta kalau botol-botol yang katanya disebut miras itu ternyata adalah obat PMK.

"Adanya berita yang beredar di media ditemukan dua kardus botol minuman yang di resepsionis dinas pemuda dan olahraga saya nyatakan itu bukan minuman keras," terang Kadispora Kabupaten Malang, Nazarudin Hasan Seliant dalam video tersebut.

Botol-botol itu disebut sebagi obat untuk hewan ternak agar tak tertular penyakit PMK.

"itu adalah temuan pemuda pelopor kita di Kasembon, untuk penyakit mulut dan kuku. Jadi berita yang beredar itu saya nyatakan tidak benar soal minuman keras," kata dia.

Sontak saja, hal itu mendapatkan tanggapan dari warganet. Bermacam-macam kalimat mereka tuliskan di kolom komentar.

"Dikira kebun binatang ternyata stadion. Salah alamat," kata seorang netizen.

"Kok kerjanya ngelawak mulu ya, kalau gak ngelawak ya ngebunuh," timpal yang lainnya.

"Yang mabok Polisinya emang kok," jawab netizen lainnya lagi.

"Nyari-nyari kesalahan nih rupanya," jelas netizen dengan akun @woy***

Sebelumnya, Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing mengatakan, 42 botol miras yang masih tersegel sempat ditemukan dalam Stadion Kanjuruhan.

PSSI menungkapkan hal itu dalam investigasnya usai melakukan pertemuan dengan perwakilan dari Aremania FC yakni Abdul Haris dan Suko Sutrisno.

"Jadi ditemukan ada banyak minuman keras, botol badek atau cunrik yang istilahnya padat dan dalam botol plastik. Ada 42 botol belum sempat diminum di dalam stadion," terang Erwin di Malang, Selasa (4/10) lalu.

Hal serupa juga sempat disampaikan oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil dari investigasi mereka, ditemukan sebanyak 46 botol miras dengan ukuran 550 ml di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Hal itu ditemukan ketika Polisi melakukan penyelidikan terkait aksi perusakan dan pembakaran di Stadion Kanjuruhan di hari Sabtu (1/10) lalu.

Sumber: Berbagai sumber

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alasan Asnawi Mangkualam Dukung Shin Tae-yong Bela Iwan Bule

Alasan Asnawi Mangkualam Dukung Shin Tae-yong Bela Iwan Bule

Bola | Kamis, 13 Oktober 2022 | 08:44 WIB

Warganet Persilakan Shin Tae-yong Mundur karena Bela Iwan Bule: Tak Ada Prestasi Seharga Nyawa Manusia!

Warganet Persilakan Shin Tae-yong Mundur karena Bela Iwan Bule: Tak Ada Prestasi Seharga Nyawa Manusia!

Bola | Kamis, 13 Oktober 2022 | 08:20 WIB

Shin Tae-yong Dikhawatirkan Gabung Timnas Vietnam usai Ancam Mundur dari Timnas Indonesia

Shin Tae-yong Dikhawatirkan Gabung Timnas Vietnam usai Ancam Mundur dari Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 13 Oktober 2022 | 07:57 WIB

Terkini

Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya

Polda Jabar Tangkap Taufik Hidayat di Bandung Raya

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:22 WIB

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

Segera Hadir, Film Sekolah Rakyat Angkat Kisah Dramatis dari Kehidupan Nyata

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:12 WIB

Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak

Tak Diperpanjang, Bangkok United Bongkar Kondisi Pratama Arhan di Akhir Kontrak

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 22:05 WIB

Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku

Curiga Alibi Jatuh di Kamar Mandi, Penjaga Kos di Bandung Diancam Usai Bongkar Kejahatan Pelaku

Jabar | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:49 WIB

Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Soal Blok Andaman, Kapolda Aceh Jamin Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Sumut | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:46 WIB

Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga

Sensus Ekonomi DIY Baru 9 Persen, Dibayangi Kekhawatiran Pajak hingga Penolakan Warga

Jogja | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:45 WIB

Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel

Hitung-hitungan Korea Selatan Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026: Pantang Main Aman Lawan Afsel

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:35 WIB

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

SDA Terus Dicuri, Prabowo: TNI AL dan Bea Cukai Sudah Dikerahkan, Masih Saja Bocor!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:17 WIB

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

Rugi Terus, Prabowo Bakal Tutup 800 Perusahaan Pelat Merah untuk Berhemat

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:08 WIB

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

Jakarta Darurat Kabel Semrawut: Pelajar Tewas, Perda Mangkrak, Legislator Tuntut Sanksi Operator

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 21:07 WIB