cianjur

Ucapan Terakhir Brigadir J sebelum Dieksekusi Ferdy Sambo, Tega!

Suara Cianjur Suara.Com
Senin, 17 Oktober 2022 | 15:01 WIB
Ucapan Terakhir Brigadir J sebelum Dieksekusi Ferdy Sambo, Tega!
Terdakwa Ferdy Sambo dalam persidangan saat agenda pembacaan nota keberatan atau eksepsi dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J (Foto Istimewa / Tangkapan Layar Youtube Polri TV)

SuaraCianjur.id – Hari ini, Senin (17/10/2022) sidang perdana terdakwa Ferdy Sambo digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dalam persidangan perdana ini jaksa mengungkapkan secara detail detik-detik Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat meninggal dunia akibat tembakan.

Sebelum menembak mati Brigadir J, Ferdy Sambo disebut telah merancang rencana itu dengan sedemikian rupa.

Ferdy Sambo diketahui sebagai dalang utama yang merencanakan kematian Brigadir J dengan memerintahkan bawahannya Richard Eliezer alias Bharada E.

Pada hari kejadian, Brigadir J dipanggil oleh Kuat Maruf untuk menemui Ferdy Sambo ke ruang eksekusi (Rumah Dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga).

Setelah berada dalam satu ruangan, Ferdy Sambo langsung berteriak kepada Brigadir J, memerintahkannya untuk berlutut.  

Bingung dengan perintah yang diteriakan atasanya, Brigadir J mau tak mau langsung mundur sedikit kemudian mengangkat tangan tanda. Saat itu Brigadi J sempat mengeluarkan kata terakhirnya denga mengucapkan ‘ada apa?’.

"Nofriansyah Yosua Hutabarat sempat bertanya, ada apa ini. Selanjutnya terdakwa Ferdy Sambo yang sudah mengetahui jika menembak bisa merampas nyawa, berteriak dengan suara lantang kepada saksi Richard Eliezer dengan mengatakan, Woy! kau tembak! kau tembak cepat!," ungkap Jaksa.

Saat itu juga Bharada E menembak Brigadir J dengan menggunkan senjata Glock 17 sebanyak tiga atau empat kali tembakan hingga Brigadir J tumbang dengan posisi telungkup.

Baca Juga: Penting Tidaknya Ukuran Rudal Suami Buat Bikin Istri Puas di Ranjang Diungkap dr.Boyke, Hati-hati Patah

"Terdakwa Ferdy Sambo menghampiri korban Nofriansyah Yosua Hutabarat yang tergeletak di dekat tangga di depan kamar mandi dalam keadaan tertelungkup masih bergerak-gerak kesakitan. Lalu untuk memastikan benar-benar tidak bernyawa lagi, terdakwa Ferdy Sambo yang sudah mengenakan sarung tangan hitam menggenggam senjata api, dan menembak sebanyak satu kali mengenai tepat di bagian kepala belakang sisi kiri korban Yosua hingga meninggal dunia," kata jaksa membacakan isi surat dakwaan.(*)

Artikel ini sebelumnya telah tayang di laman Suara.com: Tak Tahu Bakal Ditembak Mati, Brigadir J Sempat Tanya 'Ada Apa' Saat Disuruh Berlutut Oleh Ferdy Sambo.*

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI