cianjur

Jangan Sampai Rasa Cemas Kuasai Diri Bisa Pengaruhi Urusan Ranjang, Jangan Sampai Terjadi Seperti Ini

Suara Cianjur Suara.Com
Rabu, 19 Oktober 2022 | 14:46 WIB
Jangan Sampai Rasa Cemas Kuasai Diri Bisa Pengaruhi Urusan Ranjang, Jangan Sampai Terjadi Seperti Ini
Zoya Amirin pakar seksolog, jelaskan tentang hubungan suami istri (Foto Istimewa)

SuaraCianjur.id-  Memiliki rasa cemas terhadap tubuh adalah hal yang normal. Tetapi jika kalau kecemasan itu terlalu berlebihan akan menganggu mental. Bahkan tidak menutup kemungkinan membandingkan diri dengan orang lain.

Insecure atau perasaan cemas terhadap tubuh kerap dialami oleh pasangan yang baru menikah.

Hal itu terjadi karena wanita atau pria memiliki pikiran takut soal tubuh mereka yang mungkin akan kurang disukai pasangannya.

Mengutip dari kanal Youtubenya, Zoya Amirin menjelaskan, soal rasa takut dan cemas akan hal itu, bersama dengan Mumuk Gomez dan suaminya.

“Para perempuan yang akan melakukan hubungan seksual pertama kali pasti memikirkan bentuk tubuhnya,” terang Zoya Amirin, dilihat dari tayangan Youtube, Rabu (19/10/2022).

Ketakutan itu pastinya akan memengaruhi proses bercinta. Rasa insecure akan membuat para pasangan kurang percaya diri, dan tidak rileks ketika melakukan hubungan seks.

Hal itu dinilai Zoya Amirin bisa berakibat fatal, mengingat kalau pasangan terutama wanita tidak merasa rileks. Kondisi seperti itu akan membuat cairan lubrikasi yang dikeluarkan menjadi sedidkit, yang timbul adalah rasa nyeri di bagian alat vital.

“Saling mengevaluasi diri dan berkomunikasi mengenai kenyamanan itu sangat penting,” jelas Zoya Amirin.

Cara yang tepat untuk mengatasi rasa insecure terhadap tubuh adalah dengan berkomunikasi dengan pasangan.

Baca Juga: Menikah di Kantor KUA Sukaresmi Cianjur sepertinya Harus Ditunda, Atapnya Rusak Berat Tertimpa Pohon Durian

Tentunya hal ini juga dibarengi dengan pasangan pria atau suami, yang harus membuat nyaman istrinya, untuk membangkitkan rasa percaya diri.

Zoya Amirin menambahkan, untuk setiap pasangan suami istri harus menjaga berat badannya. Hal itu dilakukan supaya mempengaruhi proses program hamil yang sedang dijalani.

“Berat badan sangat mempengaruhi promil loh, karena nantinya jika terlalu kurus atau terlalu gemuk akan sangat sulit terjadinya pembuahan,” jelas Zoya Amirin.

Kontributor: Zafirah Nurtsanyah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI