SuaracIanjur.id – Ada pepatah bijaklah dalam memilih teman. Dalam hal ini kita harus pandai memilih seseorang yang tulus membersamai hari-hari kita.
Tak semua teman yang berada dikehidupan Anda adalah teman-teman yang baik, namun ada juga teman yang toxic.
Itulah jenis teman yang harus kita hindari, bersama dengan teman yang memiliki karakter toxix bukan malah membuat kita jadi lebih baik malah sebaliknya.
Mengutip laman Instagram @semogadiatahu pada Kamis (20/10/2022) berikut ciri-ciri teman toxic?
1. Mereka Memberi Kritik, tapi Tak Mau Dikritik
Ketika temanmu gusar saat mendapat kritik, tapi sebaliknya senang mengkritik orang lain, hati-hati kamu Anda dalam toxic friendship.
“Seseorang yang selalu mencoba memberi tahu Anda bahwa Anda selalu salah ketika Anda meminta saran dan tidak memiliki empati mungkin termasuk toxic people,” kata Stefanie Safran.
2. Mereka Tidak Pernah Bertanggung Jawab
Apakah Anda merasa frustasi karena mereka tidak pernah dapat mengakui bahwa mereka salah? Ini pertanda klasik dari persahabatan yang beracun.
Jika teman Anda melakukan kesalahan, ia harus disalahkan dan bertanggung jawab atas tidakan yang dilakukannya.
3. Memanfaatkan Kebaikanmu
Tidak dipungkiri semua orag ingin menolong sesama. Namun, ada loh teman yang memanfaatkan kepolosan dan sikap tolong-menolongmu dengan selalu memanfaatkanmu.
seperti antar-jemput ia kemana, makan dan nonkrong di tempat pilihannya, dan kamu adalah orang yang selalu jadi pesuruhnya.
4. Persahabatan Membuat Anda Merasa Lelah
Indikator yangbaik tentang seberapa sehat persahabatan adalah bagaimana perasaan Anda.
“Kita seharusnya menjadi versi yang lebih baik dari diri kita sendiri dalam hubungan kita dan saling mendukung tujuan masing-masing. Jika itu tidak terjadi, mungkin kamu berada di sekita orang-orang yang berbahaya. Seiring waktu hal ini tidak hanya menggerogoti harga diri dan perasaan dirimu; tapi menciptakann pola dan siklus maadatif,” (Calrissa Silva).
5. Mau Jadi Prioritas
Tidak ada yang salah menolak ajakan seorang teman dengan alasan jujur atau apa adanya. Misalnya malas gerak, tidak suka tempatnya atau bosan.
Namun, jika ada teman Anda yang protes jika Anda menolak ajakan, karena menurutnya harus ada alasan darurat yang sangat penting untuk menolak.Kata lain, mereka selalu ingin diprioritaskan.