Temuan Serius Komnas HAM di Tragedi Kanjuruhan PSSI Langgar Aturan Sendiri, Rekomendasi Bisa Dibekukan

Suara Cianjur

Kamis, 03 November 2022 | 15:47 WIB
Temuan Serius Komnas HAM di Tragedi Kanjuruhan PSSI Langgar Aturan Sendiri, Rekomendasi Bisa Dibekukan
Komnas HAM memberikan hasil laporan investigasi pterkait Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang ke Menko Polhukam Mahfud MD (Foto: Suara.com - Alfian Winanto)

SuaraCianjur.id- Komnas HAM mengungkapkan menemukan sebuah temuan yang cukup serius terkait dengan Tragedi Kanjuruhan Malang yang menawaskan ratusan orang pada hari Sabru (1/10) lalu.

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam menyebut kalau PSSI sudah melakukan pelanggaran, atas aturannya sendiri. Baik itu aturan yang dibuat PSSI atapu yang dibuat FIFA.

"Ada satu temuan yang cukup serius. Bahwa tata kelola sepak bola ini tidak dilandasi oleh satu prinsip ketaatan pada hukumnya sendiri. Jadi kami juga sampaikan, PSSI juga banyak melakukan pelanggaran terhadap aturannya sendiri. Auran yang dilakukan PSSI, aturan yang dibuat PSSI, dan aturan yang dibuat oleh FIFA," kata Anam saat menyerahkan hasil investigasi Komnas HAM Tragedi Kanjuruhan ke Menko Polhukam, Mahfud MD, Kamis (3/11/2022), sperti dilihat dari tayangan Kompas TV.

Menurut Anam dari hasil investigasi yang dilakukan Komnas HAM, Kalau Tragedi Kanjuruhan Malang terjadi, karena tidak ada standarisasi di dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola.

"Terus juga tidak ada standarisasi soal penyelenggaranya. Sehingga ini menjadi rekomendasi kami soal penyelenggara pertandingan ini, untuk ada standarisasi," jelas Anam.

Komnas HAM juga sudah menyampaikannya kepada Mahfud MD kalau Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menggandeng FIFA, melakukan monitoring standarisasi, soal penyelenggaraan pertandingan sepak bola.

Yang dimaksud dengan standarisasi itu adalah soal perbaikan lisensi penyelenggaraan terhadap pertandingan, uji kapabilitas penyelenggaraan pertandingan, dan penyelenggaraan pertandingan sepak bola yang profesional.

"Kami tadi sampaikan juga kepada Prof. Mahfud MD, itu memang Presiden mengajak FIFA untuk monitoring standarisasi instrumen-instrumen yang harus dilakukan penyelenggara, seperti harus punya lisensi dan sebagainya," ungkapnya.

Lalu jika dalam waktu tiga bulan belum ada standarisasi penyelenggaraan terkiat dengan pertandingan sepak bola, Komnas HAM memberikan rekomendasi supaya penyelenggaraan pertandingan yang berada di bawah naungan PSSI bisa dibekukan.

baca juga

"Jika dalam tiga bulan tidak dilaksanakan atau respon, untuk memperbaiki lisensi orang-orang penyelenggara pertandingan, tidak memiliki kapabilitas yang teruji dan sebagainya. Kami merekomendasikan, untuk PSSI dibekukan seluruh permainannya,” kata Anam.

Anam mengatakan hal itu dilakukan agar menjadikan sebuah pertandingan sepak bola yang lebih profesional.

Tragedi Kanjuruhan Malang telah membuat 135 orang meninggal dunia. Tak hanya itu ada kekerasan yang terjadi disana kata Komnas HAM.

Sumber:Youtube Kompas TV 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tersangka Masih Enam Orang, Komnas HAM Nilai Hak Keadilan Bagi Korban Tragedi Kanjuruhan Dilanggar

Tersangka Masih Enam Orang, Komnas HAM Nilai Hak Keadilan Bagi Korban Tragedi Kanjuruhan Dilanggar

News | Kamis, 03 November 2022 | 15:24 WIB

Sempat Gelar Kegiatan Fun Football Ditengah Duka Tragedi Kanjuruhan, Iwan Bule Klarifikasi Fakta Sebenarnya

Sempat Gelar Kegiatan Fun Football Ditengah Duka Tragedi Kanjuruhan, Iwan Bule Klarifikasi Fakta Sebenarnya

Cianjur | Kamis, 03 November 2022 | 11:35 WIB

Terungkap Presiden FIFA Sempat Marah, Iwan Bule Ngaku ke Deddy Corbuzier Serba Salah Gelar Fun Football

Terungkap Presiden FIFA Sempat Marah, Iwan Bule Ngaku ke Deddy Corbuzier Serba Salah Gelar Fun Football

Cianjur | Rabu, 02 November 2022 | 16:33 WIB

Terkini

Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia

Lewati Sederet Legenda, Lionel Messi Menjadi Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia

Bola | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:45 WIB

Oppo Kuasai Pasar Smartphone Indonesia Q1 2026, Find X9 Ultra dan Find X9s Bidik Segmen Premium

Oppo Kuasai Pasar Smartphone Indonesia Q1 2026, Find X9 Ultra dan Find X9s Bidik Segmen Premium

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:45 WIB

Beda Pompa Air Biasa dan Pompa Booster, Jangan Salah Pilih untuk Rumah Anda

Beda Pompa Air Biasa dan Pompa Booster, Jangan Salah Pilih untuk Rumah Anda

Lifestyle | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:45 WIB

IHSG Tertekan! Asing Lepas Saham Blue Chip Senilai Rp1,1 Triliun

IHSG Tertekan! Asing Lepas Saham Blue Chip Senilai Rp1,1 Triliun

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:44 WIB

Tiket Pesawat Gratis PPN dan Diskon Kereta, Ini Rincian Stimulus Ekonomi Rp26,3 Triliun

Tiket Pesawat Gratis PPN dan Diskon Kereta, Ini Rincian Stimulus Ekonomi Rp26,3 Triliun

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:38 WIB

Sharp Genjot Produk Ramah Lingkungan, Gandeng Pemda DKI Kelola Sampah Elektronik dan Tanam 600 Pohon

Sharp Genjot Produk Ramah Lingkungan, Gandeng Pemda DKI Kelola Sampah Elektronik dan Tanam 600 Pohon

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:35 WIB

Ambisi Rp20 Triliun: Siasat Lampung Ubah Tanah Lada Jadi Raksasa Industri Pangan Sumbagsel

Ambisi Rp20 Triliun: Siasat Lampung Ubah Tanah Lada Jadi Raksasa Industri Pangan Sumbagsel

Lampung | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:33 WIB

Drakor The Trauma Code: Heroes on Call Berpotensi Lanjut Season 2 dan 3, Netflix Buka Suara

Drakor The Trauma Code: Heroes on Call Berpotensi Lanjut Season 2 dan 3, Netflix Buka Suara

Your Say | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:30 WIB

BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional

BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:24 WIB

Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi

Munas dan Konbes NU di Ponpes Al-Falah Ploso Berlangsung Tegang, Aksi Saling Dorong Terjadi

Jatim | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:23 WIB