SuaraCianjur.id – Tidak banyak diketahui jika kacang walnut memiliki khasiat yang sangat baik untuk kesehatan.
Apabila Anda biasanya mengkonsumsi kacang walnut hanya karena kelezatannya, maka mulai saat ini Anda akan mengetahui jika kacang walnut sangat bain untuk kesehatan Anda dan keluarga.
Mengutip dari akun Instagram @zaidulakbar pada Rabu (9/11/2022) beliau menjelaskan jika biji kacang walnut memiliki bentuk seperti otak manusia.
"Walnut, bentuknya seperti otak dan memang Allah menciptakannya seperti (bentuk tubuh), seringkalinya memang kemiripan itu memang membuat ciptaan Allah tersebut, mengandung bahan-bahan yang diperlukan dan sangat baik untuk organ tertentu. Misalnya walnut yang baik untuk meningkatkan fungsi otak," kata Zaidul Akbar.
Kemudian Dokter Zaidul Akbar juga menjelaskan jika kacang walnut ini banyak ditemukan di daerah Persia.
"Ternyata negara-negara ini di dominasi oleh pangan yang kaya gizi, rendah kalori, dan menu biji-bijian atau kacang-kacangan selalu ada dalam daftar menu mereka dan memang kacang-kacangan atau biji-bijian ini punya kandungan lemak yang baik dan rasio lemak yang seimbang sehingga ya otak sehat, jantung sehat, tulang kuat," paparnya.
Khasiat mengkonsumsi kacang walnut juga dapat meingkatkan angka harapan hidup menjadi 70 hingga 80 tahun.
Bahkan sebagian dari mereka sangat jarang mendapatkan penyakit deregatif seperti jantung, diabetes, stroke, dan penyakit lainnya.
Dokter Zaidul Akbar sangat menyarankan Anda untuk mengkonsumsi kacang-kacangan, salah satunya adalah kacang walnut daripada gorengan.
Baca Juga: Dukung Kiesha Alvaro, Netizen Hujat Adelia Pasha di Instagram
"Sehingga perlu dijadikan pilihan camilan kita ni kacang-kacangan sehat, atau ya yang menyesuaikan anggaran. Contoh ya almond, pistachio, walnut, hazelnut Brazil, atau kacang-kacangan di negeri kita," tutupnya.
Sebagai informasi tambahan, satu biji kacang walnut itu mengandung kalori, karbohidrat, gula, serat, protein, lemak, kalsium. Kacang ini juga mengandung mangan, tembaga, magnesium, fosfor, vitamin B6, dan zat besi.
(*)