SuaraCianjur.id- Tak sedikit rumah tangga yang merasakan hubungan seks dalam waktu yang lama. Bisa karena jarak yang terpisah atau seiring bertambahnya usia.
Ada juga kasus yang menyatakan kalau suaminya hanya menggauli istrinya sebulan sekali. Hal ini patut diwaspadai.
Berhubungan seks adalah sebuah kebutuhan bagi pasangan suami istri. Karena hal ini juga bisa menyangkut dengan keharmonisan dalam rumah tangga.
Bahkan tak jarang ketika usia terus bertambah aktifitas hubungan di atas ranjang turut berkurang.
Mengutip dari Youtube program Sex in the City Sonora FM, Dokter Boyke menerima keluhan terkait berhubungan intim sebulan sekali bersama pasangannya.
Kemudian hal itu mendapatkan penjelasan dari pakar Seksolog dr. Boyke Dian Nugaraha. Dirinya mengatakan hal itu tidaklah wajar.
Karena pada usia memasuki 50 tahun, maka pasangan masih boleh melakukan hubungan seks sebanyak dua atau tiga kali dalam seminggu.
“Umur 50 tahun itu dua kali sampai tiga kali masih boleh. Dua kali lah yang secara umum, seminggu loh,” ungkap dr.Boyke.
Dokter Boyke mengatakan, kalau hubungan intim itu bukan hanya soal penetrasi, tapi bisa juga dilakukan selain daripada itu.
Baca Juga: Taqy Malik Akui Tak Kenal Reza Paten Pendiri Robot Trading Net89 Pemenang Lelang Sepeda Brompton
Kata dr. Boyke, kalau berhubungan seks bagi suami istri akan berpengaruh kepada kesehatan organ intim dari pria atau wanita.
Jika melakukan proses hubungan intim dalam waktu sebulan sekali, kata dr.Boyke bisa saja kemungkinan pria terkena prostat.
Apalgi dampaknya bagi wanita kemungkinan besar proses penuaan bisa terjadi lebih cepat. Bahkan tidak menutup kemungkina fase menopause bisa datang lebih cepat juga.
“Prianya nanti kena prostat dan wanitanya juga proses menuanya, menopausenya menjadi lebih cepat,” kata dr.Boyke. (*)