Masalah Pupuk Jadi Pembuka Presiden Jokowi Dalam KTT G20 di Bali

Suara Cianjur Suara.Com
Selasa, 15 November 2022 | 10:56 WIB
Masalah Pupuk Jadi Pembuka Presiden Jokowi Dalam KTT G20 di Bali
Presiden Joko Widodo tiba-tiba mengunjungi media center Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali International Convention Center (BICC), Kabupaten Badung, Senin (14/11/2022). (Foto: Dok. Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

SuaraCianjur.id- Konferensi Tingkat Timggi (KTT) G20 yang dilaksanakan di Bali, Selasa (15/11/2022) resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dirinya menyambut baik kedatangan kepada para pemimpin dunia yang sudah hadir di Bali.

"Merupakan sebuah kehormatan bagi Indonesia untuk menjadi tuan rumah KTT G20. Saya sangat paham, perlu upaya yang luar biasa agar kita dapat duduk bersama di ruangan ini," kata Jokowi dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (15/11/2022).

Mengawali dimulainya KTT G20, Presiden Jokowi mengawali masalah pupuk. Pada Presiden Jokowi turut menyinggung kembali terkait dengan krisis global, yang masih terus terjadi.

Dengan terjadinya krisis tersebut, berdampak kepada ketahanan pangan, energi, dan keuangan.

"Sangat dirasakan dunia terutama negara berkembang," kata Presiden Jokowi.

Kemudian pembicaraan dilanjutkan dengan masalah pupuk. Kepada semua jajaran kepala negara yang hadir di KTT G20, Presiden Jokowi meminta untuk tidak menyepelekan permasalahan pupuk.

Jika masalah pupuk tidak segera diambil sebuah tindakan atau langkah yang tepat, terkait dengan ketersediaannya yang mencukupi, tak menutup kemungkinan jika sektor tani bisa lebih suram.

"Jika kita tidak segera mengambil langkah agar ketersediaan pupuk mencukupi dengan harga terjangkau, maka 2023 akan menjadi tahun yang lebih suram," terang Presiden Jokowi.

Baca Juga: Tidak Seperti yang Dibayangkan, Teryata Beginilah Kehidupan Nikita Mirzani Saat Berada Dipenjara

Dengan tingginya harga pangan yang terjadi saat ini, Presiden Jokowi menilai akn berdampak buruk. Krisis bisa saja terjadi karena tidak ada pasokan pangan.

Jika terjadi kelangkaan pupuk maka akan menyebabkan gagal panen di berbagai belahan dunia.

"48 negara berkembang dengan tingkat kerawanan pangan tertinggi akan hadapi kondisi yang sangat serius." Jelas Jokowi. (*)

Sumber:Suara.com 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI