Edi berharap ia meminta kasusnya ini dapat dibantu oleh para media.
Ia memohon agar mereka-mereka yang mengaku sebagai watawan, agar dapat ditertibkan. Keberadaanya dianggap meresahkan.
“Kami berharap yang menaungi temen-temen media, tolong orang yang mengaku wartawan ditertibkan. Karena sangat meresahkan untuk para guru dan murid,” sambungnya. (*)
Artikel ini telah tayang di suarajabar.id, dengan judul : Ulah Wartawan Bodrek di Tasikmalaya, Marah-marah Nanya Soal Dana BOS Berujung Malak