Cerita Relawan Sulitnya Beri Bantuan ke Pedalaman Cugenang Akibat Terhalang Longsor Pasca Gempa Cianjur

Suara Cianjur

Rabu, 23 November 2022 | 15:20 WIB
Cerita Relawan Sulitnya Beri Bantuan ke Pedalaman Cugenang Akibat Terhalang Longsor Pasca Gempa Cianjur
Korban gempa Cianjur di wilayah Kecamatan Cugenang yang menunggu distribusi bantuan. (Foto: Dok Relawan)

SuaraCianjur.id- Cianjur dibuat luluh lantak oleh guncangan gempa berkekuatan 5,6 magnitudo berdampak banyaknya korban jiwa yang meninggal dunia. 

Tak hanya itu banyak rumah warga yang rusak dan roboh, hingga membuat ratusan orang terluka dan mendapatkan perawatan medis. 

Warga yang menjadi korban turut mengungsi lokasi penampungan yang sudah dibuat dan didirikan sendiri. 

Bantuan logistik turut disalurkan kepada warga yang berada di lokasi penampungan. Bahkan banyak warga yang kekurangan dan belum sama sekali menerima logistik di hari sebelumnya. 

Salah seorang relawan yang berada di lokasi bencana gempa membagikan pengalamannya, dalam mendistribusikan bantuan bagi korban di Cianjur. 

Ihra Tumiwa seorang relawan dari Yayasan Masjid Nusantara, disibukan dalam membagikan bantuan logistik. Hanya saja banyak kendala yang ditemuinya di lapangan. 

Bahkan kata Ihra, dari informasi yang didapat dari para warga, masih ada wilayah yang belum mendapatkan logistik. Itu terjadi karena lokasi yang jauh dan terisolir, akibat longsor yang menutup akses jalan. 

“Pasca gempa di Cianjur sampai hari ini beberapa logsitik sudah masuk dan tersalurkan untuk di daerah Cieundeur Kecamatan Warungkondang dan beberapa tempat lainnya. Tapi yang paling susah diakses pada sebelumnya itu, di daerah Cugenang,” kata Ihra kepada cianjur.suara.com, Rabu (23/11/2022). 

Pendistribusian bantuan logistik bagi para korban gempa Cianjur di wilayah Cieundeur, Kabupaten Cianjur. [Foto: Dok. Relawan.]
Pendistribusian bantuan logistik bagi para korban gempa Cianjur di wilayah Cieundeur, Kabupaten Cianjur. (sumber: Foto: Dok. Relawan.)

Menurut Ihra kesulitan pendistribusian logistik sebelumnya ke lokasi Cugenang karena adanya longsor, yang menutupi akses jalan. Sehingga pendistribusian dilakukan melewati jalur udara. 

baca juga

Terlebih kata Ihra, daerah tersebut memang jaraknya yang cukup jauh sekali.

“Karena ada longsor dan hujan besar. Masih banyak juga beberapa mayat yang ditemukan di longsoran yang ada di daerah sekitar. Sementara akses untuk menjangkau daerah yang sulit di Cugenang itu pakai helikopter, karena susah dijangkau untuk daerah yang jauhnya,” kata Ihra. 

Warga Cugenang kata dia masih banyak yang membutuhkan bantuan logistik, agar tercukupi untuk kebutuhan mereka sehari-hari. Sehingga pihaknya berusaha untuk mencari cara supaya bantuan bisa sampai kepada mereka. 

151 Masih Hilang

Proses penyelamatan anak yang terkubur berhari-hari di Cianjur, usai Gempa Bumi [Foto: Dok. Suara.com]
Proses penyelamatan anak yang terkubur berhari-hari di Cianjur, usai Gempa Bumi (sumber: Foto: Dok. Suara.com)

Sementara itu disebutkan kalau 151 orang dikabarkan masih dalam pencarian karena hilang pasca gempa mengguncang Cianjur, di hari Senin (21/11) kemarin. 

Tim SAR gabungan sedang berupaya untuk melakukan pencarian itu. 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, Jumaril, mengatakan ada 796 personel yang telah disebar ke 12 kecamatan, yang Tekena dampak oleh guncangan gempa. 

Mereka berupaya untuk mencari para korban yang hilang sesuai dengan laporan dari pihak keluarga. Mereka juga turut melakukan pendataan untuk kebutuhan bantuan dan menyalurkan bantuan.

Upaya pencarian akan dilakukan dua tim yaitu Tim Potensi SAR dan Tim Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas.

"Apabila menemukan titik atau dugaan dibutuhkan bantuan pencarian dan pertolongan, Potensi SAR, agar menginformasikan koordinat kepada Pos SAR Gabungan," jelas Jumaril. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kisah Korban Gempa Bumi di Cianjur, Ibu ini Cari Enam Anaknya yang hilang, Sang Suami Tak Ada kabar Setelah Ikut Mencari

Kisah Korban Gempa Bumi di Cianjur, Ibu ini Cari Enam Anaknya yang hilang, Sang Suami Tak Ada kabar Setelah Ikut Mencari

Cianjur | Selasa, 22 November 2022 | 18:53 WIB

Begini Skema Bantuan Bangun Rumah Korban Rusak Gempa Cianjur, Sudah 268 Orang Meninggal Dunia

Begini Skema Bantuan Bangun Rumah Korban Rusak Gempa Cianjur, Sudah 268 Orang Meninggal Dunia

Cianjur | Selasa, 22 November 2022 | 18:32 WIB

Bejibaku Polisi Selamatkan Nyawa Nenek yang Terkubur Setengah Badan di Balik Runtuhan Bangunan Gempa Cianjur

Bejibaku Polisi Selamatkan Nyawa Nenek yang Terkubur Setengah Badan di Balik Runtuhan Bangunan Gempa Cianjur

Cianjur | Selasa, 22 November 2022 | 17:13 WIB

Terkini

Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat

Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol

Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol

Tekno | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:04 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Jelang Suro: Polsek Widodaren Sita 10 Knalpot Brong di Parkiran Sekolah

Jelang Suro: Polsek Widodaren Sita 10 Knalpot Brong di Parkiran Sekolah

Jatim | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:02 WIB

Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?

Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?

Otomotif | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:00 WIB

Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis

Siap Tarung di Dunia Kerja: Disnaker Lampung Sebar Pelatihan Vokasi di 33 Titik Strategis

Lampung | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:52 WIB

Review The Motorcycle Diaries: Awal Mula Lahirnya Sang Che Guevara

Review The Motorcycle Diaries: Awal Mula Lahirnya Sang Che Guevara

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:50 WIB

Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi

Lari dari Adiksi Gawai dan Stres Domestik: Para Ibu di Klabu Temukan Kewarasan Lewat Literasi

Your Say | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:50 WIB