Sempat Ikut Iring-iringan Bupati 7 Guru dan Seorang Anak Hilang Tertelan Longsor Pasca Gempa Cianjur

Suara Cianjur

Kamis, 24 November 2022 | 07:25 WIB
Sempat Ikut Iring-iringan Bupati 7 Guru dan Seorang Anak Hilang Tertelan Longsor Pasca Gempa Cianjur
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban tertimbun longsor pasca gempa Cianjur di wilayah Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur (Foto: Suara.com / ANTARA FOTO - Yulius Satria Wijaya/foc)

SuaraCianjur.id- Ada tujuh orang guru yang saat ini masih tertimbun dalam longsoran di lokasi Jalan Raya Cipanas-Cianjur.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Cianjur, Akib Ibrahimi.

Proses evakuasi pasca gempa Cianjur sudah masuk ke hari ketiga. Sampai kini sudah tercatat ada tiga orang guru dan 32 siswa yang dikabarkan meninggal dunia.

"Saat ini masih ada tujuh orang guru atau Kepala Sekolah TK. Dan satu orang anak yang hilang. Masih dalam upaya pencarian," ungkap Akib, Rabu (23/11/2022).

Ketujuh orang itu tertimbun oleh longsor yang berada di lokasi Jalan Raya Cipanas-Puncak, Kecamatan Cugenang. Mereka saat itu dikabarkan dalam perjalanan menuju Cianjur.

"Para guru dan kepala sekolah TK itu, baru selesai mengikuti kegiatan di Desa Sarongge. Mereka sebelumnya beriringan dengan rombongan Pak Bupati dan saya juga," terangnya.

Menurutnya petugas gabungan dari TNI dan Polri sampai sekarang masih melakukan upaya pencarian di titik ketujuh guru dan satu anak yang dinyatakn hilang itu. 

"Upaya pencarian tadi sempat terhambat, karena masih ada gempa bumi susulan. Dan hujan turun dilokasi kejadian," jelasnya.

Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban yang tertimbun longsor akibat gempa di Kecamatan Cugenang, Cianjur. [Foto: Suara.com / ANTARA FOTO - Yulius Satria Wijaya/foc]
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban yang tertimbun longsor akibat gempa di Kecamatan Cugenang, Cianjur. (sumber: Foto: Suara.com / ANTARA FOTO - Yulius Satria Wijaya/foc)

Sementara itu, Akib mengungkapkan dari data yang diterima hingga kini ada 361 lembaga dan 1.417 ruangan kelas yang dinyatakan rusak diguncang gempa.  Sementara itu tercatat 55 guru mengalami luka. 

baca juga

“34 orang luka ringan, 21 luka berat. Siswa yang terluka mencapai 216 orang, 211 luka ringan, dan lima luka berat," ungkapnya. 

Dia berharap tim penyelamat bisa menemukan ketujuh guru dan satu anak yang hilang. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Cegat Mobil Relawan, Polisi Bebaskan Tiga Warga yang Lakukan Penahanan Mobil Relawan : Ketiganya Warga yang Terdampak Gempa Cianjur

Viral Cegat Mobil Relawan, Polisi Bebaskan Tiga Warga yang Lakukan Penahanan Mobil Relawan : Ketiganya Warga yang Terdampak Gempa Cianjur

Cianjur | Rabu, 23 November 2022 | 19:41 WIB

Polwan Polda Jabar dan Polres Cianjur Hibur Anak-anak di Pengungsian Gempa Cianjur Kembalikan Rasa Percaya Diri

Polwan Polda Jabar dan Polres Cianjur Hibur Anak-anak di Pengungsian Gempa Cianjur Kembalikan Rasa Percaya Diri

Cianjur | Rabu, 23 November 2022 | 18:41 WIB

Viral di Instagram, Mobil Relawan Dicegat Saat akan Pasok Bantuan di Cianjur

Viral di Instagram, Mobil Relawan Dicegat Saat akan Pasok Bantuan di Cianjur

Cianjur | Rabu, 23 November 2022 | 18:16 WIB

Terkini

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Satu Wewangian Tak Lagi Cukup, Tren Memilih Parfum Berdasarkan Suasana Hati Makin Populer

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:52 WIB

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

Program 'Speling' Jateng di Banyumas, Wagub Taj Yasin Dekatkan Dokter Spesialis ke Tingkat Kecamatan

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:49 WIB

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

6 Shio yang Berpotensi Dapat Keberuntungan dan Kesuksesan 5 Juli 2026

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:36 WIB

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

4 Krim Malam Terbaik untuk Hempas Flek Hitam Usia 40 Tahun Berdasarkan Review

Lifestyle | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:34 WIB

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Muhammadiyah Ingatkan Pemerintah: Jangan Ada Militerisasi di Kehidupan Sipil

Jogja | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:24 WIB

Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC

Buka-bukaan Robi Darwis Ungkap Alasan Tinggalkan Persib Demi Gabung Arema FC

Bogor | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:14 WIB

Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!

Drama Sepak Bola Korsel: dari Kritik Pemain hingga Pelatih yang Kabur!

Your Say | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

Rencana Kemasan Rokok Polos Tuai Protes, Dinilai Rugikan Petani dan Industri Tembakau

News | Sabtu, 04 Juli 2026 | 20:00 WIB

Tak Cukup Disiram dari Udara, Petugas Gunakan Metode Suntik Air ke Dalam Gunungan Sampah TPA

Tak Cukup Disiram dari Udara, Petugas Gunakan Metode Suntik Air ke Dalam Gunungan Sampah TPA

Banten | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:57 WIB

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bulog Dukung Gerakan Tanam Padi Serentak di Kawasan Cetak Sawah Merauke

Bisnis | Sabtu, 04 Juli 2026 | 19:53 WIB

×