Bahkan Erina mengatakan kalau undangan itu bukanlah milik mereka berdua.
"Jadi undangan digital yg beredar salah satunya dari @Jadinikah.co bukan undangan kami. Karena kami tidak membuat dan menyebarkan undangan digital," tegas Erina.
Maka dari itu, Erina mengatakan dan memberikan imbauan kepada masyarakat yang merasa mendapatkan undangan digital tersebut, supaya tidak mengisi konfirmasi kehadiran.
"Mohon untuk tidak mengisi data konfirmasi kehadiran pada undangan digital @jadinikah.co atau yg lainnya yang beredar," pesan Erina.
Erina juga mengatakan agar vendor dengan nama yang jelas tertera itu untuk tidak menyebarkan kebohongan atau hoaks.
“Pada vendor undangan mohon lebih bijak lagi untuk tidak membuat simpang siur informasi karena informasi yang diberikan pun salah," ungkap Erina. (*)