Sebagai seorang perempuan, seorang istri, dan seorang Mama.. Aku tidak habis pikir kamu sampai hati untuk melakukan semua itu.
you did see the ultrasounds on my fridge right? kamu juga telah melihat fotoku dan bayiku dibelakang sofa, disamping tempat tidurku, barang-barangku, dan mainan bayiku disetiap tempat. Aku tahu kamu nggak bodoh, aku yakin kamu pernah denger kalau stress berpengarih sama produksi ASI.. Aku gak tahu apa kalian pernah ngomongin aku atau anaku. dan aku masih mengASIhi anakku. Aku ninggalin rumah karena aku mencoba untuk mengobati diriku dari apa yang telah kalian lakukan, dan aku tahu fakta bahwa kamu juga sudah mengetahui hal itu. Aku masih ingin bisa menyusui bayiku, aku harus menjaga bayiku sambil aku menangis.
Tapi kamu gak berhenti disitu. Rumah itu mungkin gak berarti apa-apa buat kamu, tapi itu segalanya buatku. Itu rumah bagi kita, setiap sudutnya aku isi dengan cinta. Aku membesarkan bayiku disana.
Sekarang bayiku harus kehilangan rumahnya, harus melihatku menangis 24/7 , melihat ibunya berteriak di wajah ayahnya. Bayiku sangat rewel karena air susuku tidak keluar...," tulis Amanda Zahra seperti dikutip Suara Cianjur.id pada Kamis (1/12/2022).
(*)
Sumber: Twitter @amndzahra