Waspada Kandungan Gula di Minuman Kekinian Kata dr.Zaidul Akbar, Hanya Beri Kebahagiaan Palsu

Suara Cianjur

Rabu, 07 Desember 2022 | 17:25 WIB
Waspada Kandungan Gula di Minuman Kekinian Kata dr.Zaidul Akbar, Hanya Beri Kebahagiaan Palsu
dr Zaidul Akbar (YouTube dr. Zaidul Akbar)

SuaraCianjur.id- Banyak minum yang digemari oleh masyarakat sebagai minuman kekinian ternyata memberikan dampakkurang baik buat kesehatan.

Menurut dr.Zaidul Akbar minum kekinian banyak yang mengandung gula pasir, yang bisa membuat efek ketagihan. Bahkan hanya memberikan kebahagiaan palsu bagi seseorang.

"Jadi saya membayangkan dengan masifnya kedai maaf, minuman milenial di mana-mana kalau Anda lihat tadi, gulanya seberapa,” jelas dr.Zaidul Akbar dilansir dari Youtubenya dilihat Rabu (7/12/2022).

Menurut dr.Zaidul Akbar, gula cair yang dipakai sebagai bahan pemanis dalam minuman kekinian, bisa sampai seperempat gelas kemasan. Otomatis hal itu sudah melebih batas konsumsi wajar terhadap gula sehari-hari.  

Diungkap dr.Zaidul Akbar konsumsi gula yang berlebih akan mengakibatkan dopamin spike.

"Banjir gula dalam tubuh yang lama-lama membuat dopamin spike namanya," terang dr.Zaidul Akbar.

Perlu diketahui kalau Dopamin spike adalah sebuah kondisi ketika seseorang, merasa bahagia karena suatu hal. Dalam hal ini adalah makanan.

"Dopamin itu kan hormon, tiba-tiba dopamin meningkat yang bikin bahagia," jelasnya.

Secarategas disebutkan oleh dr. Zaidul Akbar tentu saja itu berbahaya bagi kesehatan, Karena kalau efeknya turun maka tubuh akan meminta lebih banyak lagi.

baca juga

"Waktu itu sudah mulai agak turun minta lagi itu dia. Makanya orang yang makan gula pasir dan turunannya, itu biasanya dia minta lagi dan lagi," ungkap dr.Zaidul Akbar.

Dengan seperti itu, maka .kebahagiaan yang didapat oleh seseorang adalah palsu.

"Untuk memberikan sensasi kebahagiaan palsu dalam dirinya," kata dr. Zaidul Akbar.

Maka dari itu sebagai pengganti dr.Zaidul Akbar memberikan saran supaya bisa memenuhi asupan tubuh, dengan memanfaatkan bahan-bahan yang lebih skehat. Kata dia salah satunya adalah buah nanas.

"Termasuk itu kita tadi bicara karbohidrat. Nanah itu sumber karbohidrat yang sehat sebenarnya,"terang dr.Zaidul Akbar.

"Yang paling banyak enzimnya berada di bonggolnya, jadi bonggolnya dimakan," katanya melanjutkan.

Bahkan disebutkan oleh dr.Zaidul Akbar manfaat dari bonggol buah nanas bisa menjadi obat untuk penyakit sinusitis.

Bonggol nanas diolah dengan cara diblender kemudian dicampurkan menggunakan beberapa bahan alami yang sehat.

"Kalau punya sinusitis atau alergi yang berkaitan dengan saluran napas, bonggol nanas diblender lalau campurkan serbuk habbatussauda, madu, sedikit garam mineral minum tiap hari, InsyaAllah akan hilang," terangnya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Coba Mulai Besok Terapkan Sarapan Pagi yang Sehat Resep dr.Zaidul Akbar Tanpa Ribet dan Simpel

Coba Mulai Besok Terapkan Sarapan Pagi yang Sehat Resep dr.Zaidul Akbar Tanpa Ribet dan Simpel

Cianjur | Jum'at, 02 Desember 2022 | 19:00 WIB

Sisik dan 2 Jenis Bagian Ikan Ini Jadi Skincare Alami Kata dr.Zaidul Akbar, Gak Perlu Mahal Begini Caranya

Sisik dan 2 Jenis Bagian Ikan Ini Jadi Skincare Alami Kata dr.Zaidul Akbar, Gak Perlu Mahal Begini Caranya

Cianjur | Jum'at, 02 Desember 2022 | 12:35 WIB

Orang Tua Jangan Nyesal Nyawa Anak Bisa Melayang Akibat Biarkan Konsumsi Minuman Jenis Ini Kata dr.Zaidul Akbar

Orang Tua Jangan Nyesal Nyawa Anak Bisa Melayang Akibat Biarkan Konsumsi Minuman Jenis Ini Kata dr.Zaidul Akbar

Cianjur | Rabu, 30 November 2022 | 16:02 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×