Boy Rafli Sebut Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar Tanda Balas Dendam Aksi Terorisme

Suara Cianjur

Kamis, 08 Desember 2022 | 10:49 WIB
Boy Rafli Sebut Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar Tanda Balas Dendam Aksi Terorisme
Kepala BNPT Boy Rafli mengunjungi Polsek Astanaanyar yang menjadi sasaran peledakan pelaku bom bunuh diri pada hari Rabu (7/12) kemarin. (Foto: Humas Polrestabes Bandung)

SuaraCianjur.id- Pasca ledakan bom bunuh diri meluluh lantakan Polsek Astanaanyar pada hari Rabu (7/12/2022) kemarin, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar datang ke lokasi kejadian.

Boy Rafli Amar mengatakan ada alasan yang dimiliki oleh penyerang melakukan ledakan di kantor Polisi khususnya kantor Polsek Astanaanyar

Polisi kata Boy selalu menjadi ancaman bagi para terorisme. Sehingga hal itu menjadi alasan kuat kenapa jaringan teroris kerap menyerang kantor Polisi.

"Kenapa yang menjadi sasaran adalah kepolisian? Memang selama ini di kalangan kelompok pelaku terorisme, kepolisian lah yang selama ini dianggap terdepan menjadi ancaman bagi mereka," jelasnya, Kamis (8/10/2022).

Polisi bagi jaringan terorisme adalah target untuk melakukan balas dendam.Proses penegakan hukum yang dilakukan terhadap mereka adalah unsur kepolisian.

"Sehingga mereka selalu mengingat proses penegakan hukum yang dilakukan terhadap kelompok jaringan terorisme adalah unsur kepolisian, jadi secara psikologis di kalangan mereka ini menjadikan unsur kepolisian sebagai target untuk balas dendam mereka," bebernya.

Terkini dengan kejadian yang menimpa Polsek Astanaanyar, hingga menggugurkan satu anggota akibat terkena dampak ledakan bom, BNPT akan meningkatkan pemantauan terhadap jaringan terorisme.

"Langkah dalam rangka proses penyelidikan dan penyidikan terhadap mereka yang melakukan ini sedang terus dijalankan,” kata Boy.

“Lita masih ingin terus mencoba melihat kelompok lain yang memberikan perbantuan, kita terus menyelidiki ke arah itu dan beberapa kegiatan dari yang bersangkutan sekarang ini masih terus di profiling," lanjutnya.

baca juga

Sebuah ledakan terjadi Mapolsek Astanaanyar pada hari abu (7/12) kemarin. Ledakan terjadi pada pukul 08.20WIB.

Dentuman keras membuat bangunan Polsek Astanaanyar berantakan. Pelaku meledakan diri di saat petugas kepolisian sedang melaksanakan apel pagi. Ketika itu disebutkan kalau pelaku sempat ingin mendekat kepada anggota yang sedang apel, namun hal itu dicegah oleh petugas lainnya yang berjaga.

Pelaku sempat mengacungkan senjata tajam, dan tak lama kemudian ledakan terjadi. Badan pelaku hancur berceceran di lokasi kejadian.

Tak hanya itu, sebbuah sepeda motor ditemukan yang diduga milik pelaku. Dalam motor tersebut ada tulisan protesd dan kritik terhadap KUHP sebagai hukum syirik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapolda Jabar Ungkap Kronologi Lengkap Ledakan Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar Kota Bandung, Ridwan Kamil Turut Beri Himbauan

Kapolda Jabar Ungkap Kronologi Lengkap Ledakan Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar Kota Bandung, Ridwan Kamil Turut Beri Himbauan

Cianjur | Rabu, 07 Desember 2022 | 22:09 WIB

Aiptu Sopyan Gugur Dalam Tugas Jadi Korban Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar

Aiptu Sopyan Gugur Dalam Tugas Jadi Korban Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar

Cianjur | Rabu, 07 Desember 2022 | 18:10 WIB

Pentingnya Deradikalisasi Bagi Mantan Napi Teroris, Mahfud MD Bilang Harus Dipantau Terus Sel Masih Gerak

Pentingnya Deradikalisasi Bagi Mantan Napi Teroris, Mahfud MD Bilang Harus Dipantau Terus Sel Masih Gerak

Cianjur | Rabu, 07 Desember 2022 | 17:30 WIB

Terkini

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:16 WIB

×