SuaraCianjur.id- Berhubungan seks bagi suami istri jangan sampai egois, peran suami untuk membantu istrinya orgasme ketika begituan sangat penting.
Menurut dr.Boyke Dian Nugraha orgasme ketika berhubungan seks bukan hanya sekedar memberi efek pada tubuh menjadi lebih rileks, tenang dan menyenangkan.
Tapi ketika melakukan hal itu da membuat istri mencapai orgasmenya punya banyak manfaat.
Dijelaskan oleh dr.Boyke kalau istri sangat penting juga untuk mendapatkan orgasme. Orgasme yang bisa membuat pelaung istri mendapatkan kehamilan menjadi lebih besar.
"Orang-orang yang bisa membuat pasangannya orgasme, biasanya angka kenaikan kehamilannya menjadi 30 persen bertambah," ungkap dr.Boyke dilansir dari Antara, Selasa (20/12/2022).
Kata dr.Boyke dijelaskan dari penelitian disebutkan sebanyak 30 persen menunjukan kalau wanita akan mengalami relaksasi usai mereka mendapatkan orgasem, ketika berhubungan seks.
"Penelitian menunjukkan 30 persen yang namanya relaksasi setelah orgasme mengakibatkan mudahnya terjadi implantasi daripada penghasil telur," terang dr.Boyke.
Dokter Boyke juga mengatakan banyak istri yang tidak bisa mendapatkan orgasemnya saat berhubungan intim. Hal ini bisa terjadi karena faktro dari suami yang tidak bisa memahmi tubuh dan titik rangsang dari pasangannya.
Disebutkan dr.Boyke kalau 70 persen wanita punya G Spo, sedangka sisanya bisa dicari oleh suami sendiri.
"Perempuan 70 persen memiliki G-Spot, sisanya 20 persen bisa dicari, ada yang di serviks di payudara, ada juga yang di dinding vagina dalam," ungkap dr.Boyke.
Termasuk disfungsi ereksi dari suami yang menyebabkan istri tidak mendapatkan orgasmenya kata dr.Boyke.
Disfungsi ereksi bisa terjadi karena beberapa faktor salah satunya adalah masalah psikologis yang meliputi rasa stres dan juga depresi. Bahkan kondisi mental yang rusak bisa mempengaruhi buruk hal itu.
Tak hanya itu ada juga faktor lainnya seperti masalah yang terjadi pada kesehatan reproduksi wanita misalnya endometriosis, PCOS (Sindrom polikistik ovarium), miom, keputihan, dan nyeri haid. (*)