cianjur

Mengapa Remaja Kerap Terjebak dalam Kebiasaan Overthinking? Berikut Penjelasannya

Suara Cianjur Suara.Com
Minggu, 26 Februari 2023 | 22:18 WIB
Mengapa Remaja Kerap Terjebak dalam Kebiasaan Overthinking? Berikut Penjelasannya
Ilustrasi remaja yang sedang overthinking (Suara.com/freepik)

SuaraCianjur.id - Akhir-akhir ini remaja tidak jarang menyatakan bahwa mereka sedang mengalami overthinking

Overthinking atau berpikir terlalu banyak adalah keadaan dimana seseorang memikirkan suatu masalah atau situasi secara berlebihan dan terus-menerus. Kondisi ini dapat membuat seseorang menjadi khawatir, stres, atau bahkan depresi. Namun, apa sebenarnya penyebab seseorang overthinking? Berikut adalah beberapa faktor yang dapat memicu overthinking:

1. Kecemasan
Kecemasan adalah salah satu penyebab utama seseorang overthinking. Kecemasan yang berlebihan dapat memicu pikiran yang berputar-putar, mencari-cari masalah atau kemungkinan buruk yang mungkin terjadi di masa depan. Ketika seseorang merasa tidak memiliki kendali atas situasi tertentu, maka kecemasan dan overthinking bisa muncul.

2. Rasa takut akan kegagalan
Rasa takut akan kegagalan atau ketidakmampuan untuk mengatasi suatu masalah dapat membuat seseorang overthinking. Orang yang memiliki rasa takut yang tinggi cenderung memikirkan segala kemungkinan yang mungkin terjadi, bahkan ketika kemungkinan itu sangat kecil. Hal ini dapat membuat seseorang menjadi tidak percaya diri dan mengalami overthinking.

3. Stres
Stres yang berlebihan juga bisa memicu overthinking. Ketika seseorang mengalami stres, otaknya cenderung menghasilkan pikiran yang negatif. Hal ini dapat membuat seseorang menjadi mudah cemas dan overthinking.

4. Kondisi mental
Beberapa kondisi mental seperti gangguan kecemasan, OCD, atau PTSD dapat menyebabkan seseorang mengalami overthinking secara berlebihan. Hal ini dikarenakan otak mereka berfungsi berbeda dari orang lain dan membuat mereka sulit menghentikan pikiran yang berputar-putar.

5. Pengalaman masa lalu
Pengalaman masa lalu yang buruk seperti pengalaman trauma atau kegagalan dapat membuat seseorang overthinking. Pengalaman tersebut membuat seseorang merasa takut dan khawatir bahwa hal yang sama akan terjadi lagi di masa depan.

Dalam kebanyakan kasus, overthinking bukanlah suatu penyakit atau gangguan mental yang serius. Namun, jika overthinking terjadi secara terus-menerus dan mengganggu kehidupan sehari-hari seseorang, maka sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau terapis untuk mendapatkan bantuan. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan mental yang lebih serius di masa depan.

Sumber: 

Baca Juga: Sarat Potensi, Ini 4 Pemain Dunia yang Wajib Diwaspadai Timnas Indonesia U-20 di Grup A Piala Asia

 https://www.psychologytoday.com/us/blog/brain-babble/201301/why-overthinking-can-hold-you-back-and-how-overcome-it

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI