ESA Berencana Membuat Zona Waktu untuk Bulan sebagai Persiapan Tinggal Manusia di Sana

Suara Cianjur

Jum'at, 03 Maret 2023 | 10:07 WIB
ESA Berencana Membuat Zona Waktu untuk Bulan sebagai Persiapan Tinggal Manusia di Sana
Bulan Purnama (Suara)

SuaraCianjur.Id- ESA berencana untuk membuat zona waktu untuk bulan karena manusia di masa depan diharapkan akan bekerja dan hidup di sana.

Ide ini sudah diperkenalkan sejak tahun lalu, dan saat ini ESA dan mitra internasional sedang mencari cara untuk menetapkan "waktu referensi bulan" yang dapat diterima oleh semua negara yang melakukan penjelajahan luar angkasa.

Misi bulan saat ini dioperasikan oleh negara-negara yang mengirimkan wahana antariksa.

Para ahli waktu sedang mempertimbangkan apakah organisasi tunggal harus menetapkan dan memelihara waktu di bulan. Namun, mereka masih sedang mempelajari masalah teknis.

Perlu dicatat bahwa waktu berjalan lebih cepat di bulan daripada di bumi, yaitu sekitar 56 mikrodetik setiap hari, dan waktu di permukaan bulan berbeda dari waktu di orbit bulan.

Oleh karena itu, waktu bulan harus praktis bagi astronot yang akan tinggal di sana, menurut Bernhard Hufenbach dari badan antariksa.

NASA, agensi antariksa Amerika, menargetkan tahun 2025 untuk mengirim astronot ke bulan dalam program Artemis mereka.

Pada tahun 2024, NASA juga berencana untuk mengirim astronot mengelilingi bulan dalam misi Artemis II.

Berita ini muncul saat beberapa negara sedang mencari cara untuk meluncurkan misi bulan.

baca juga

"Ini akan menjadi tantangan yang cukup, dengan setiap hari berlangsung selama 29,5 hari bumi," ucap Hufenbach yang dikutip Daily Mail.

"Tetapi setelah berhasil membangun sistem waktu kerja untuk bulan, kita dapat melanjutkan untuk melakukan hal yang sama untuk tujuan planet lainnya." Tambahnya.

Pada pertemuan di pusat teknologi ESTEC ESA di Belanda tahun lalu, pembahasan tentang penciptaan zona waktu khusus untuk bulan telah dilakukan.

Menurut pejabat antariksa Eropa, zona waktu bulan yang dapat diterima secara internasional akan sangat memudahkan untuk semua orang, terutama ketika lebih banyak negara dan perusahaan swasta berencana untuk mengeksplorasi bulan.

NASA juga tengah bersiap-siap untuk mengirim astronot ke bulan. Sebelumnya, NASA juga telah menghadapi kendala terkait waktu saat merancang dan membangun Stasiun Luar Angkasa Internasional. (*)

(*/Haekal)

Sumber: Daily Mail

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rekam Jejak Roket Kappa-8 dalam Bidang Antariksa Nasional

Rekam Jejak Roket Kappa-8 dalam Bidang Antariksa Nasional

Your Say | Minggu, 26 Februari 2023 | 13:51 WIB

Mengenal Kartika-1, Roket Ilmiah Pertama Buatan Indonesia di Era Orde Lama

Mengenal Kartika-1, Roket Ilmiah Pertama Buatan Indonesia di Era Orde Lama

Your Say | Kamis, 09 Februari 2023 | 18:21 WIB

Fakta 'Planet Bumi Kedua' yang Ditemukan oleh NASA Baru-baru Ini

Fakta 'Planet Bumi Kedua' yang Ditemukan oleh NASA Baru-baru Ini

Your Say | Kamis, 12 Januari 2023 | 08:19 WIB

Terkini

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United

Bola | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:15 WIB

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:40 WIB

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe

Sumut | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:29 WIB

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim

Bali | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:22 WIB

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:20 WIB

×