Frank Hoogerbeets Si Profesor Asal Belanda yang Ramal Gempa di Indonesia, Bilang Maret Sebagai Bulan Kritis

Suara Cianjur

Minggu, 05 Maret 2023 | 15:17 WIB
Frank Hoogerbeets Si Profesor Asal Belanda yang Ramal Gempa di Indonesia, Bilang Maret Sebagai Bulan Kritis
Frank Hoogerbeets yang pernah meramal terjadinya gempa Turki. Dia juga meramalkan soal prediksi gempa yang akan terjadi di Indonesia. (Foto: Tangkaplayar YouTube SSGEOS)

SuaraCianjur.id- Profesor Belanda bernama Frank Hoogerbeets yang diklaim memprediksi gempa di Turki -Suriah, kini kembali membuat heboh. 

Terbaru dirinya kembali memprediksi terkait dengan gempa besar yang katanya terjadi di Sulawesi, Indonesia, di awal bulan Maret 2023.

Seorang profesor Survei Geometri Tata Surya (SSGS), memprediksi gempa berkekuatan delapan skala Richter di Jepang, Filipina, dan Indonesia.

“Dari Kamchatka, Kepulauan Kuril dan Jepang ke utara melintasi Filipina dan juga berarti Sulawesi, Halmahera, bahkan mungkin Laut Bandan di Indonesia,” ucap Frank, dikutip dari Suara.com. 

“Konvergensi geometri planet kritis pada 2-5 Maret bisa menyebabkan aktivitas seismik tinggi hingga sangat tinggi., Bahkan mungkin gempa geser besar pada 3-4 Maret. Dan/atau 6-7 Maret,” begitu kata dia melanjutkan. 

Menurut Hoogerbeets, jika berdasarkan gerakan pada benda di langit, dia menyebutkan kalau bulan Maret sebagai bulan yang kritis, Karena dia berpendapat, "konvergensi geometer" planet yang kritis sekitar 2 sampai 5 Maret akan mengakibatkan aktivitas seismik besar, dan sangat besar.

Berdasarakn hal tersebut, dirinya menyimpulkan terjadinya gempa di Indonesia bisa saja terjadi di buan Maret ini. 

"Bahkan mendorong gempa sekitar 3 dan 4 Maret atau 6 dan 7 Maret," kata dia. 

Beberapa pihak kontra dengan metode gempa yang disampaikan oleh Hoogerbeets. 

baca juga

Menurut Kepala Penelitian Geofisika cabang Kamchatka dari Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, Danila Chebrov, dia juga memberikan gambaran dari hasil prediksi Hoogerbeets sebagai sesuatu yang 'amatir'.

"Hubungan antara pergerakan planet di tata surya dan aktivitas seismik di Bumi cukup lemah, dan itu akan menimbulkan persoalan jika menggunakannya sebagai alat prognostik utama," ;begitu kata Chebrov, dilansir dari media B29 dan NPR. (*/Masnurdiansyah)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PDIP Ingatkan Bahaya Bencana bagi Peradaban Manusia

PDIP Ingatkan Bahaya Bencana bagi Peradaban Manusia

Cianjur | Kamis, 02 Maret 2023 | 21:20 WIB

Bank Dunia: Gempa Turki Membuat Kerugian Fisik Capai Rp. 519 Triliun

Bank Dunia: Gempa Turki Membuat Kerugian Fisik Capai Rp. 519 Triliun

Cianjur | Kamis, 02 Maret 2023 | 09:13 WIB

Indonesia Kirimkan Bantuan ke Suriah Meski Tanpa Personel SAR

Indonesia Kirimkan Bantuan ke Suriah Meski Tanpa Personel SAR

Cianjur | Selasa, 21 Februari 2023 | 14:48 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×