SuaraCianjur.id- Seorang wanita di Bandung, Jawa Barat dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi bersimbah darah.
Wanta berinisial SH (26) mengalami pendarahan, dan diduga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh mantan pacarnya. Ada kabar yang menyebutkan kalau mantan kekasih SH adalah seorang anggota Polri.
Dari informasi yang dihimpun, diketahui kalau terduga pelaku sekaligus mantan kekasih SH adalah anggota dari Satuan Narkoba Polres Sukabumi. Inisialnnya MF atau IS.
Dalam hal ini, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Zainal Abidin, turut membenarkan kalau terduga pelaku atau mantan kekasih SH adalah anggota dari SatNarkoba Polres Sukabumi Kota.
“Benar apa yang disampaikan pihak pelapor. Apa itu saudara S atau temannya, terkait salah satu personel di Polres Sukabumi Kota,” ucap Zainal kepada media saat dikonfirmasi, Selasa (7/3/2023).
AKBP Zainal Abidin juga mengatakan, kalau sekrang MF sudah dalam pemeriksaan Propam Polda Jawa Barat. Dia sedang dimintai keterangan atas dugaan kasus tersebut.
“Karena memang lokasinya bukan di wilayah hukum kami, jadi kita masih tunggu hasil dari lidik yang dilakukan Bid. Propam Polda Jabar,” kata AKBP Zainal.
Pihaknya menyerahkan semua proses itu kepada Polda Jabar.
“Jadi kita jangan berandai-andai dan mengarah kemana-mana dulu. Kita fokus sesuai dengan tahapan. Kami yakin Polda Jabar akan proses informasi tersebut,” kata dia.
Sebagai informasi muncul sebuah kabar dari rekan korban dalam akun media sosial Instagram pribadinya bernama @aridanuraini.
Dia menyampaikan kalau SH dipaksa untuk melakukan percobaan bunuh diri. Kalau hal itu ditolak, maka terduga pelaku akan memberikan ancaman untuk membunuh SH dengan langsung.
SH dalam situasi tertekan dengan keadaan dan situasi, terpaksa melemparkan gelas ke kepalanya sampai pecah. Pecahan beling itu mengenai pembuluh darah yang ada di tangannya.
Sementara itu, menurut Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Yudi Wahyudi menyampaikan kalau MF mengaku jika luka yang terdapat di tubuh korban, akibat terkena pecahan gelas yang dibanting oleh korban sendiri.
“Si cewek katanya ngebanting gelas sendiri, bukan sama anggota. Melukai sendiri informasi dari anggota cemburu, pacaran,” jelas Yudi. (*)