Miris! Remaja di Indonesia Darurat Kesehatan Mental, Ini Data Terbaru

Suara Cianjur Suara.Com
Minggu, 12 Maret 2023 | 18:22 WIB
Miris! Remaja di Indonesia Darurat Kesehatan Mental, Ini Data Terbaru
Ilustrasi kesehatan mental. (ANTARA] (Foto Ilustrasi / Suara.com)

SuaraCianjur.Id- Menurut hasil Riskesdas Kemenkes tahun 2018, sekitar 6,1 persen atau sekitar 12 juta orang di Indonesia yang berusia di atas 15 tahun pernah mengalami depresi, namun hanya 9 persen di antaranya yang berobat secara medis. 

Selain itu, 1 dari 20 remaja terdiagnosis mengalami Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan 1 dari 3 remaja tergolong ODGJ Kategori Berat. 

Menurut survei Indonesia National Adolescent Mental Health Survey (I-NAMHS) pada tahun 2022, sekitar 2,45 juta remaja di Indonesia usia 10-17 tahun terdiagnosis ODGJ dan 15,5 juta remaja tergolong Orang dengan Masalah Kesehatan Mental (ODMK). 

Namun, hanya sedikit yang mencari bantuan konseling maupun medis, yaitu hanya 2,6 persen. 

Riset Divisi Psikiatri Anak dan Remaja FKUI menemukan bahwa lebih dari separuh responden berusia 16-24 tahun mengaku pernah menyakiti diri sendiri dan ingin mengakhiri hidup karena masalah yang mereka hadapi. 

Hasil riset tahun 2020 tersebut didapatkan dari 393 responden untuk mencari tahu situasi kesehatan mental remaja usia peralihan di Indonesia. 

Selain itu, hampir semua responden mengalami gejala kecemasan dan hampir semua pula mengaku kurang paham cara mengatasi stres. 

Sebelum pandemi, dokter spesialis psikiatri dari Universitas Padjadjaran menyebut bahwa survei menemukan sebanyak 20 persen mahasiswa di Bandung pernah berpikir untuk bunuh diri.

Dalam konteks Indonesia, di mana hampir semua remaja bersekolah, tenaga pendidik dapat menjadi pilihan utama untuk memastikan bahwa remaja yang membutuhkan dukungan kesehatan mental dapat menerima bantuan dan rujukan yang sesuai. 

Baca Juga: Jajalen Aku, Lagu Denny Caknan Terbaru dalam Album Kalih Welasku

Namun, keluarga juga memainkan peran penting dalam penanganan gangguan mental remaja, dan oleh karena itu, orang tua dan anggota keluarga lain perlu saling teredukasi dan belajar tentang kesehatan mental agar dapat membantu remaja dalam mengelola kesehatan mental mereka. (*)

(*/Haekal)

Sumber: Instagram Vice Indonesia

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI