Jangan Asal Diagnosis! Kenali Saraf Kejepit, Gejala, Penyebab, hingga Cara Pencegahan

Suara Cianjur Suara.Com
Senin, 27 Maret 2023 | 10:44 WIB
Jangan Asal Diagnosis! Kenali Saraf Kejepit, Gejala, Penyebab, hingga Cara Pencegahan
Ilustrasi gambar saraf kejepit. Ini dia gejala, penyebab, hingga pencegahan saat terkena saraf kejepit. Waspada! ((freepik))

SuaraCianjur.Id- Saraf terjepit adalah kondisi medis di mana saraf yang ada di dalam tubuh terjepit atau tertekan oleh jaringan sekitarnya. 

Kondisi ini dapat terjadi di berbagai bagian tubuh, termasuk leher, punggung, pergelangan tangan, pinggul, dan kaki. 

Saraf terjepit dapat menyebabkan rasa sakit, kesemutan, lemah, atau mati rasa di area yang terkena.

Menurut buku "Anatomy and Physiology" karya Gary Thibodeau dan Kevin Patton, "Saraf terjepit terjadi ketika saraf yang terlalu ketat tertekan oleh jaringan di sekitarnya, seperti otot, tendon, atau tulang."

Hal ini dapat disebabkan oleh banyak faktor, termasuk cedera, peradangan, stres berulang pada saraf, atau pertumbuhan abnormal pada jaringan sekitarnya.

Para ahli di bidang saraf, seperti Dr. Michael J. Aminoff dari University of California, San Francisco, dikutip dari tulisannya yang berjudul “Nervous System Disorders: Diagnostic and Therapeutic Principles“bahwa "saraf terjepit dapat menyebabkan gejala seperti kesemutan, lemah, atau mati rasa di area yang terkena." 

Ahli bedah saraf, Dr. Robert Spinner dari Mayo Clinic, dikutip dari tulisannya yang berjudul “Handbook of Peripheral Nerve Entrapments“ "perawatan saraf terjepit dapat melibatkan terapi fisik, obat-obatan, atau pembedahan, tergantung pada tingkat keparahan kondisi dan area yang terkena."

Pencegahan saraf terjepit dapat dilakukan dengan melakukan aktivitas fisik yang teratur, menjaga postur yang baik, meminimalkan stres pada saraf, serta menghindari gerakan yang terlalu repetitif. 

Jika mengalami gejala saraf terjepit, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat.

Baca Juga: Israel Dilanda Demo Besar-besaran Usai PM Netanyahu Pecat Menteri Pertahanan

Dalam kesimpulan, saraf terjepit merupakan kondisi medis yang umum terjadi dan dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang. 

Pemeriksaan secara teratur dan pencegahan yang tepat dapat membantu mencegah terjadinya kondisi ini. 

Jika mengalami gejala saraf terjepit, segera berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang tepat. (*)

(*/Haekal)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI