SuaraCianjur.id- Mario Dandy yang dijerat dalam kasus penganiayaan terhadap David Ozora memang memang membuat publik geram. Dia secara brutal melakukan penganiayaan hingga membuat David koma.
Terlebih banyak publik yang emlihat saat pertama kali mencuat, arogansi Mario Dandy begitu terlihat. Namun seiring berjalannya waktu, Mario Dandy pun jadi ciut.
Hingga terbaru ayah dari Mario Dandy yakni Rafael Alun Trisambodo pun ditimpa kasus hukum. Dia menjadi tersangka dalam dugaan kasus penerimaan gratifikasi beruapa uang. KPK menyematkan tersangka kepada Rafael Alun beberapa waktu lalu.
Rafael pun uturt membeberkan sifat asli dari anaknya itu, karena kata dia Mario memiliki kemauan dan tekad yang besar. Hingga kata dia, Mario adalah anak kebanggaannya.
Rafael Alun Trisambodo sebagai ayah Mario Dandy mengungkapn sifat asli anaknya itu. Bahkan Rafael Alun mengatakan kalau Mario Dandy adalah seorang yang berpegang pada komitmen.
“Mario ini sebetulnya orang yang taat terhadap komitmen. Dia punya cita-cita, dia punya kemauan, dan dia mencoba mewujudkannya, ini anak sebetulnya merupakan anak kebanggaan saya, karena dia punya tekad dan kemauan yang besar," ungkap Rafael Alun Trisambodo seperti dikutip dari akun Instagram @lambe__danu, Senin (3/4/2023).
Mario Dandy memang sempat bersekolah di SMA Taruna Nusantara Magelang. Sekolah itu adalah sekolah semi militer.
Rafael mengatakan karena hal itu, membuat anaknya menjadi seorang yang terlalu percaya diri.
![Sifat asli dari MArio Dandy diungkpakan oleh ayahnya Rafael Alun Trisambodo. Dia memiliki perubahan sifat dan memiliki rasa percaya diri yang tinggi. [Foto: Twitter]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2023/03/02/1-potret-agnes-gracia-dok-twitter.jpg)
“Tapi setelah dia bersekolah di tempat yang mendidik dia dengan semi militer ini saya melihat ada perubahan karakter. Dia menjadi over-confident, dia tidak punya rasa takut, dia percaya diri kemana-mana. Bertemu siapapun dia tidak punya rasa minder," kata Rafael Alun.
Bahakn kata Rafael kalau dirinya sudah sering mengingatkan kepada Amrio Dandy terkait dengan kehidupannya.
Kata mantan pejabat di lingkungan pajak Kementerian Keuangan ini, seiring rasa percaya diri yang tinggi, akan membuat anak tak mau mendengarkan nasehat orangtuanya.
“Nah ini sudah berulang kali saya ingatkan bahwa jadi orang itu kalau terlalu percaya diri, itu nanti ujungnya tidak bisa dikasih tahu, tidak bisa mendengarkan nasehat (orangtua)," kata dia. (*)