SUARA CIANJUR- Standar di negara Indonesia, untuk hal-hal tertentu sering memiliki dengan nilai yang sangat tinggi.
Mulai dari standar kecantikan hingga standar berhubungan suami istri seorang perempuan agar dinilai sempurna.
Inez Kristanti, seorang Psikologis Klinik menjelaskan ada tiga fakta bersenggama yang harus kita ketahui lebih awal.
Sebabnya, agar kita tidak mengharapkan diri sendiri untuk memnuhi standar kesempurnaan seseorang di Indonesia.
“Ada tiga fakta yang seandainya aku tahu lebih awal tentang ini,” ujar Inez Kristanti.
Banyak laki-laki mengutarakan bahwa standar organ wanita harus putih, harus simetris. Inez mengtakan bahwa faktanya organ wanita tidak harus putih, pink, dan simetris.
“Organ cewe bisa berlipat-lipat, bisa warnanya gelap, dan itu normal. Tidak ada perempuan yang pantas dipermalukan untuk hal ini,” jelas Inez Kristanti.
Ada juga yang mengatakan bahwa, berhubungan seks itu seharusnya tidak menimbulkan rasa sakit.
Inez membantah hal ini, karena faktanya jika bersenggama lalu pasangan mengalami kesakitan, harus segera ditangani oleh pakar seperti SpOG atau Psikolog Klinis.
“Dulu yang aku pahami, cewe mah tinggal buka aja, kalau sakit ditahan aja. Tidak, kalo sakit itu perlu dikonsultasikan ke pakarnya dr. SpOG dan Psikolog untuk dicari solusinya,” terang Inez Kristanti.
Fakta terakir yang harus diketahui adalah, sebanyak 80% wanita yang ada di Indonesia, tidak bisa sampai puncak jika berhubungan seks melalui ‘main dimasukin aja’. (*)
Sumber: TikTok Inez Kristanti
(*/Haekal)