SUARA CIANJUR- Pada saat arus mudik Lebaran idul Fitri 1444 Hijriyah petugas akan memberlakukan rekayasa arus lalu lintas dengan sistem one way.
Arus satu arah ini akan diberlakukan di KM 72 - KM 414, demi mencegah adanya kemacetan yang terjadi di Tol Cikampek ke Cikopo-Palimanan (Cipali).
Direktur Penegakkan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, Brigjen Pol Aan Suhanan mengatakan hal itu usai rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy.
"Untuk jalan tol terutama ke arah timur, jalan Tol Jakarta-Cikampek kemudian Cipali, karena itu ada bottleneck dari Cikampek ke Cipali. Kita akan melakukan rekayasa lalu lintas one way untuk Cipali KM 72 hingga KM 414," terang Aan dalam konferensi pers virtual, Kamis (13/4/2023) kemarin.
Sementara itu ada juga arus rekayasa lalin di jalur Tol Jakarta-Cikampek, yang akan diterapkan sistem contraflow.
"Kemudian di Jakarta-Cikampek karena sudah empat lajur ini kita maksimal, akan melakukan contraflow tiga lajur. Sehingga masyarakat pengguna jalan, yang mengarah ke Jakarta dari Bandung ataupun dari timur Cikopo, bisa melalui jalan tol saat contraflow diberlakukan di Jakarta-Cikampek," beber Aan menjelaskan.
Rekaya seperti itu juga akan diberlakukan pada saat arus balik terjadi.
Bagi para pengguna jalan tol dari arah Jakarta yang menuj arah timur, ketika diberlakukan contraflow di Jakarta-Cikampek, masih akan diberikan akses satu lajur dan bahu jalan.
Maka dengan itu, tidak ada akses yang tertutup selama pelaksanaan arus mudik dan arus balik nanti dari Bandung ataupun dari arah Jakarta menuju Bandung, ketika arus balik.
Brigjen Pol Aan juga turut menyampaikan, diberlakukan delay system di rest area 43 arah Jakarta-Merak. Hal itu dilakukan demi bisa mengatur kendaraan, yang akan beprgerak menuju Dermaga Pelabuhan Ciwandan.
"Untuk arah Merak kita akan berlakukan delay system di Rest Area 43. Kemudian pada Rest Area 68, maksudnya untuk mengatur kendaraan yang akan mengarah ke Dermaga Merak, maupun ke Ciwandan," jelasnya. (*)