SUARA CIANJUR – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir mendapat masukan dari pakar manajemen prestasi olahraga Indonesia, Djoko Pekik Irianto.
Erick Thohir diminta agar fokus terhadap pembinaan pemain usia muda dengan memberikan kompetisi yang banyak sekaligus berkualitas.
"Konsentrasi bina usia muda dengan menyediakan kompetisi yang banyak dan berkualitas," Djoko dikutip dari laman Instagram @timnasday45, Jumat (14/4/2023).
Selain itu, Erick Thohir juga diminta agar menjauhi upaya naturalisasi karena akan menghalangi potensi-potensi pemain lokal.
“Tinggalkan pikiran naturalisasi, Pembinaan sungguh-sungguh utamanya usia muda melalui sistem bina sepak bola modern," lanjut Djoko.
Untuk mendukung pembinaan usia muda, Erick Thohir diminta agar setiap provinsi harus ada stadion berskala Internasional, dan kabupaten punya stadion skala nasional.
“Setiap provinsi satu stadion saja yang benar-benar standar internasional/FIFA itu sudah bagus (untuk pertandingan antar negara), Sedangkan untuk setiap kabupaten bagusnya jika punya stadion untuk latihan atau kompetisi nasional," ujar Djoko.
Seperti yang diketahui, Indonesia kerapkali mengambil jalur naturalisasi. Beberapa pemain yang sudah dinaturalisasi diantaranya adalah Marc Klok, Jordi Amat, Elkan Baggott, Ilja Spasojevic, dan yang terbaru adalah Shayne Pattynama.
Adapun saat ini, terdapat tiga pemain muda yang sedang dalam proses naturalisasi, salah satunya adalah pemain Wolverhampton U21, Justin Hubner. (*)
Baca Juga: Unggah Foto Bareng Suami, Dian Sastrowardoyo Banjir Pujian, Mirip Nggak?