SUARA CIANJUR - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, telah mengungkapkan rencananya untuk menyatukan pemain muda timnas Indonesia dalam satu klub yang berkompetisi di liga.
Salah satu langkah konkret yang akan diambil adalah dengan menghubungi Bhayangkara FC, klub Liga 1, untuk menjadi wadah bagi Timnas Indonesia U20 dan U22 dalam melakukan pemusatan latihan (TC) jangka panjang.
“Kita sedang bicarakan dengan (pemilik) Bhayangkara, kalau U-20 jadi tim masa depan kita. Jadi kalau ada pemain yang belum punya klub atau klub yang merasa pemain junior itu belum tentu dimainkan, nanti bisa dimasukkan ke tim ini," kata Erick Thohir, dikutip dari laman Instagram @timnasbolaa, Kamis (20/4/2023)
Rencana ini merupakan bagian dari upaya PSSI untuk meningkatkan persiapan dan pengembangan pemain muda timnas Indonesia.
Dengan menyatukan pemain muda dalam satu klub, diharapkan mereka dapat mengikuti program latihan yang terstruktur dan terpusat, serta berkompetisi di level yang lebih tinggi dalam liga domestik.
Rencana ini masih dalam tahap diskusi dan perlu dihadapi beberapa tantangan. Salah satunya adalah koordinasi dengan klub-klub Liga 1 lainnya yang juga memiliki pemain muda potensial. Selain itu, pemenuhan fasilitas dan anggaran untuk program pemusatan latihan juga menjadi hal yang perlu dipertimbangkan.
Bagi Erick Thohir, langkah ini adalah dalam rangka melaksanakan blue print sampai 2045.
"Supaya jangka panjang prestasi kita bisa lebih baik. Ini karena kita punya blueprint 2045," pungkas Erick Thohir. (*)