SUARA CIANJUR- Pengamat politik M. Qodari menilai bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memberikan sinyal keras untuk mendukung Erick Thohir sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pendamping Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Menurutnya, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu, kode keras tersebut terlihat saat Presiden Jokowi mendapatkan pertanyaan tentang sosok yang cocok untuk menjadi pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres mendatang dan orang nomor satu di Indonesia dan menyebut nama Erick Thohir yang pertama.
"Menurut saya, ketika Pak Jokowi menyebutkan nama Erick Thohir yang keluar pertama, itu artinya Erick Thohir itu top of mind di kepalanya Pak Jokowi" pungkas Qodari.
Dirinya pun menilai kalau Ganjar-Erick memang cocok untuk disandingkan di Pilpres 2024. Ia memprediksi PDI Perjuangan yang merupakan partai pengusung Ganjar Pranowo akan berkoalisi dengan organisasi islam terbesar di dunia dan Indonesia yaitu Nahdlatul Ulama (NU).
Hal itu karena Erick adalah pemimpin yang datang dari kalangan NU. Ia merupakan anggota kehormatan Banser dan Ketua Steering Comitte (SC) hari lahir ke-100 NU.
"Saya punya bayangan dan kepercayaan PDI Perjuangan itu punya naluri untuk berkoalisi dengan NU. Nah ada nama-nama yang berasal dari keluarga besar NU. Misalnya Erick Thohir. " ungkapnya.
Berdasarkan jadwal yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, pendaftaran dari bakal calon presiden dan wakil presiden dijadwalkan mulai dari 19 Oktober sampai dengan 25 November 2023. (*) (ANTARA)