Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Bella, Lilis Varwati

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
Ilustrasi Hantavirus. [Suara.com/Emma]
baca 10 detik
  • Betsy Arakawa meninggal dunia akibat infeksi Hantavirus pada 8 Maret 2025 setelah terpapar melalui kotoran hewan rodensia.
  • Penyakit yang menular lewat udara dari tikus ini memiliki dua varian utama yang menyerang ginjal serta pernapasan.
  • Pemerintah Indonesia meningkatkan skrining di pintu masuk internasional untuk mencegah penyebaran virus melalui koordinasi bersama pihak WHO.

Suara.com - Kabar duka dari panggung Hollywood mendadak berubah menjadi alarm kewaspadaan kesehatan global. Pada Sabtu, 8 Maret 2025, Kepolisian Santa Fe mengonfirmasi penyebab kematian aktor legendaris Gene Hackman dan istrinya, Betsy Arakawa.

Jika Hackman berpulang akibat serangan jantung, sang istri dinyatakan meninggal dunia karena infeksi Hantavirus.

Kasus ini kembali mencuatkan nama Hantavirus ke permukaan, terutama setelah laporan wabah di kapal pesiar mewah MV Hondius yang sedang berlayar menuju Antartika. Indonesia pun kini memasang mode siaga tinggi di pintu-pintu masuk negara.

Mengenal "si pembunuh senyap" dari kotoran tikus

Hantavirus bukanlah penyakit baru dalam dunia zoonosis. Penyakit ini disebabkan oleh virus dalam genus Hantavirus, famili Bunyaviridae, yang menggunakan rodensia seperti tikus dan mencit sebagai inang utamanya.

Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa manusia biasanya tertular Hantavirus dengan cara menghirup aerosol atau partikel di udara yang terkontaminasi urin, tinja, atau air liur tikus yang terinfeksi. Meski jarang, virus ini juga bisa masuk melalui kulit yang terluka atau gigitan tikus. Kabar baiknya, hingga saat ini belum ditemukan bukti penularan dari manusia ke manusia.

Manifestasi klinisnya terbagi menjadi dua kelompok besar berdasarkan wilayah:

1. Hantavirus “Old World” (HFRS)

Menyebabkan demam berdarah dengan sindrom ginjal. Umum ditemukan di Eropa dan Asia, seperti tipe Hantaan, Seoul, dan Puumala.

2. Hantavirus “New World” (HPS)

baca juga

Menyerang saluran pernapasan secara akut dan fatal. Umum ditemukan di Amerika, seperti tipe Andes dan Sin Nombre.

Gejalanya muncul dalam rentang satu hingga delapan minggu setelah terpapar. Karena belum ada pengobatan spesifik atau obat antivirus khusus, penanganan medis hanya bersifat suportif untuk meredakan gejala.

Bahaya underdiagnosis: Saat Hantavirus menyamar menjadi DBD

Infografis Hantavirus dan Kewaspadaan Indonesia. [Suara.com/Emma]
Infografis Hantavirus dan Kewaspadaan Indonesia. [Suara.com/Emma]

Di Indonesia, ancaman Hantavirus memiliki tantangan tersendiri. Epidemiolog Dicky Budiman menyebut ada kemungkinan kasus Hantavirus sebenarnya sudah ada di Indonesia, hanya saja selama ini tidak terdeteksi atau salah diagnosis (underdiagnosis).

“Sebetulnya Indonesia itu adalah endemic atau negara dengan risiko endemic untuk penyakit yang ditularkan melalui rodensia atau seperti tikus ini,” ujarnya.

Menurutnya, Indonesia berpotensi menjadi wilayah endemik secara diam-diam. Tanpa deteksi yang spesifik, virus bisa terus beredar tanpa disadari. Dicky menekankan bahwa kunci utama pencegahan adalah pengendalian rodensia (rodent control), terutama di area krusial seperti pelabuhan, gudang, dan kapal-kapal besar.

Dicky kemudian menyoroti kawasan pelabuhan sebagai titik paling rentan penularan Hantavirus. Aktivitas perdagangan internasional yang padat, ditambah sanitasi yang belum optimal, menciptakan kondisi ideal bagi populasi tikus berkembang.

Wilayah seperti Pelabuhan Tanjung Priok dan Batam disebut memiliki kombinasi risiko tinggi karena mobilitas manusia global, arus barang, dan potensi infestasi rodensia.

Strategi mitigasi: RI siapkan PCR dan koordinasi WHO

Merespons kabar wabah di kapal MV Hondius, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin memastikan pemerintah telah bergerak cepat. Langkah pertama adalah memperkuat sistem skrining di pintu masuk internasional guna mencegah masuknya virus ke tanah air.

“Virus ini lumayan berbahaya, jadi kita sudah koordinasi dengan WHO untuk meminta guidance dalam melakukan skriningnya,” kata Menkes Budi di kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Berbekal pengalaman pandemi COVID-19, pemerintah berencana menggunakan perangkat skrining berbasis rapid test maupun reagen PCR. Budi optimistis karena infrastruktur laboratorium di Indonesia kini jauh lebih siap.

“Mesin reagen kita sudah banyak di daerah-daerah, jadi untuk deteksi virus ini harusnya lebih mudah,” imbuhnya.

Meski reagen khusus Hantavirus saat ini belum tersedia secara massal, Kemenkes kini memfokuskan perhatian pada penguatan surveillance data dan pengawasan informasi kesehatan. Targetnya jelas, memastikan Indonesia tidak kecolongan oleh "penumpang gelap" yang dibawa rodensia dari luar negeri.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:49 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

Menkes Budi Waspadai Hantavirus Masuk Indonesia, Rapid Test hingga PCR Disiapkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:29 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:15 WIB

Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama

Drakor Love Virus Gaet Jo Yu Ri dan Kim Dong Hwi Jadi Pemeran Utama

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:55 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah

6 Fakta Penting Hantavirus, Virus Menular yang Mewabah di Kapal Pesiar Mewah

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:15 WIB

Bisakah Manusia Bertahan Hidup dari Hantavirus? Ini Gejala Fatalnya

Bisakah Manusia Bertahan Hidup dari Hantavirus? Ini Gejala Fatalnya

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:25 WIB

Apakah Wabah Hantavirus Ada di Indonesia? Viral Tewaskan 3 Penumpang Kapal Pesiar

Apakah Wabah Hantavirus Ada di Indonesia? Viral Tewaskan 3 Penumpang Kapal Pesiar

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 11:43 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Bukan Sekadar Mendampingi, Ini Peran Perawat dalam Perawatan Pasien Kanker

Health | Senin, 21 September 2026 | 23:37 WIB

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Dari Pesantren ke Layar Lebar, Syakir Daulay Ingin Santri Kuasai Dunia Film

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:31 WIB

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

4 Kreasi Minuman Unik, Dipadukan Serai, Jahe hingga Cabai

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 23:16 WIB

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Erick Thohir Semangati Atlet Indonesia, Emas Asian Games Diganjar Rp3 Miliar

Video | Senin, 21 September 2026 | 23:10 WIB

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

vivo X500 Bikin Pangling, Modul Kamera Kini Lebih Kecil dan Bodi Bisa Berkilau

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 23:02 WIB

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

FIS Unimed Jadi Tuan Rumah Rapat Tahunan HISPISI 2026 di Danau Toba

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 22:53 WIB

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Kasus Video Asusila Viral di Bogor Terbongkar: 2 Tersangka Bikin 20 Konten, Positif HIV

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 22:52 WIB

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Gandeng PPM Manajemen, AAJI Dirikan 'Pusat Keunggulan' Asuransi Jiwa

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 22:45 WIB

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Bukan Ultra Lagi, vivo X500 Pro Max Jadi Flagship Tertinggi dengan Kamera 200MP

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 22:44 WIB

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

Soeharto Jadi Pahlawan Nasional, Korban Tragedi 65: Sangat-Sangat Tidak Layak

News | Senin, 21 September 2026 | 22:42 WIB

×