Rekap Kontroversi dari Ganjar Pranowo, Calon Presiden yang Diusung PDIP

Suara Cianjur

Kamis, 04 Mei 2023 | 14:07 WIB
Rekap Kontroversi dari Ganjar Pranowo, Calon Presiden yang Diusung PDIP
Sebelum diusung oleh PDIP, Ganjar Pranowo tak luput dari sejumlah kontroversi. (Tangkap Layar Instagram)

SUARA CIANJUR - PDI Perjuangan secara resmi mengumumkan Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah sebagai bakal calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024. 

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri pada Jumat (21/4/2023). Namun, sebelum diusung oleh PDIP, Ganjar Pranowo tak luput dari sejumlah kontroversi.

Kasus Korupsi E-KTP

Pada November 2017, Ganjar pernah dituduh terlibat kasus korupsi e-KTP oleh mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin saat memberikan kesaksiannya di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). 

Nazaruddin mengklaim melihat Ganjar, yang saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR, menerima suap dalam proyek kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) senilai 500.000 dollar AS. 

Namun, tudingan tersebut tidak terbukti dan Ganjar dinyatakan sama sekali tidak bersalah maupun terlibat dalam kasus korupsi tersebut.

Menandatangani Izin Pabrik Semen

Pada tahun 2017, Ganjar mendapat perhatian publik karena memberikan persetujuan untuk pembangunan pabrik semen di Rembang, Jawa Tengah. 

Penandatanganan surat izin penambangan semen oleh Ganjar memicu protes dari kelompok pelestarian lingkungan.

baca juga

Ganjar dianggap tidak bijaksana dalam memberikan izin pembangunan pabrik semen, namun ia merespons dengan tenang. Ganjar bahkan mengundang pihak yang merasa dirugikan untuk menuntutnya di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Ganjar mengklaim bahwa penerbitan izin lingkungan untuk pabrik semen di Rembang adalah tindak lanjut dari rekomendasi Komisi Penilai Amdal (KPA). 

Menurut Ganjar, KPA telah mengadakan sidang penilaian adendum Amdal untuk pabrik semen di Rembang pada 2 Februari 2017.

Keterlibatan di Kasus Wadas

Ganjar juga pernah terlibat dalam kasus penambangan batu andesit di Wadas yang diinisiasi oleh pemerintah. 

Masyarakat setempat menganggap bahwa penambangan tersebut akan merusak lingkungan desa sehingga timbul 'Gerakan Wadas Melawan' yang menuntut Ganjar mencabut Izin Penetapan Lokasi (IPL) penambangan batu andesit untuk proyek Bendungan Bener.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mantap Maju Jadi Capres, Prabowo Ajak Ganjar dan Anies Tak Tegang Hadapi Pilpres 2024

Mantap Maju Jadi Capres, Prabowo Ajak Ganjar dan Anies Tak Tegang Hadapi Pilpres 2024

Kotak Suara | Kamis, 04 Mei 2023 | 13:25 WIB

Puji Ganjar dan Anies Meski Bakal Jadi Lawan, Prabowo: Mereka Putra Terbaik Bangsa

Puji Ganjar dan Anies Meski Bakal Jadi Lawan, Prabowo: Mereka Putra Terbaik Bangsa

Kotak Suara | Kamis, 04 Mei 2023 | 13:07 WIB

Argentina Batal Bawa Wonderkid Manchester United untuk Piala Dunia U-20 2023, Apa Alasannya?

Argentina Batal Bawa Wonderkid Manchester United untuk Piala Dunia U-20 2023, Apa Alasannya?

Bola | Kamis, 04 Mei 2023 | 11:40 WIB

Terkini

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

Polisi Dalami Sosok Febrio Adiono di Kasus Kematian Sutrimo

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Karhutla Sumsel Tembus 909 Kejadian, Indikasi Luas Terdampak 664,87 Hektare

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Lokasi Koperasi Desa Merah Putih Dinilai Aneh, Wamenkop Farida Farichah Ungkap Alasannya

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Ekonom Bongkar Kesalahan Fatal Pemerintah, Bikin Ekonomi RI Sulit 'Saingi' Vietnam

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Ulasan Salat in Secret: Kisah Keberanian Anak Muslim yang Menginspirasi

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:40 WIB

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

Jejak Kemerdekaan Indonesia Dibedah di Belanda, Sejarawan Kupas Luka 1945-1949

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:39 WIB

THL Dishub Surabaya Diduga Jual Kursi Pegawai Rp20 Juta, Uang Mengalir ke Oknum Satpol PP

THL Dishub Surabaya Diduga Jual Kursi Pegawai Rp20 Juta, Uang Mengalir ke Oknum Satpol PP

Jatim | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:37 WIB

Dan Bandung: Romansa Mahasiswa yang Hangat dengan Bumbu Persahabatan yang Kental

Dan Bandung: Romansa Mahasiswa yang Hangat dengan Bumbu Persahabatan yang Kental

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:36 WIB

Empat Hari Menggali Tanpa Bantuan Alat Berat, 19 Jenazah Perempuan Anak Ditemukan di Gaza

Empat Hari Menggali Tanpa Bantuan Alat Berat, 19 Jenazah Perempuan Anak Ditemukan di Gaza

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Beli Sepeda Motor Yamaha Baru, Dapat Cashback dan Cicilan 0 Persen dari BRI!

Beli Sepeda Motor Yamaha Baru, Dapat Cashback dan Cicilan 0 Persen dari BRI!

Bri | Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:23 WIB

×