SUARA CIANJUR - Said Abdullah, Ketua DPP PDI Perjuangan mengomentari sikap Presiden Joko Widodo terhadap sikap politik Surya Paloh yang mengusung Anies Baswedan sebagai bakal calon presiden (capres).
"Presiden Jokowi menghargai sikap politik Pak Surya, Ketua Umum Nasdem yang mencalonkan Anies Baswedan. Tidak ada kalimat Presiden Jokowi melarang langkah politik Nasdem," tutur Said.
Said pun menambahi kalau Jokowi mengetahui batas demokrasi dan juga masing-masing partai punya hak dan kewenangan untuk mencalonkan bakal calon presiden dan wakil presiden.
Ia menyangkal komentar dari Denny Indrayana, Guru Besar Hukum Tata Negara yang mengatakan kalau Jokowi ikut-ikutan mengurus koalisi dan kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Ketua DPP PDIP ini pun kembali menegaskan kalau setiap partai politik mempunyai kedaulatan untuk menentukan siapa yang akan menjadi capres dan cawapres dari mereka.
"Sangat melecehkan kedaulatan partai-partai kalau Denny Indrayana menyebut Presiden Jokowi cawe-cawe urusan pilpres," tegasnya.
Perlu diketahui, sebelumnya Joko Widodo mengundang enam ketua umum dari partai politik di Istana Merdeka untuk diadakan diskusi kondisi politik Indonesia. Jokowi pun menepis langkah politiknya mengundang ketua partai koalisi tersebut adalah sikap ikut campur di isu politik.
"Cawe-cawe? Bukan cawe-cawe. Itu diskusi, kok cawe-cawe, diskusi. Saya ini kan ya pejabat politik. Saya bukan cawe-cawe," tutur Jokowi di Sarinah, Jakarta, Kamis (4/5/2023). (*) (ANTARA)
Baca Juga: 3 Tips Tetap Konsisten Mewujudkan Cita-Cita, Bangun Habits Positif!