SUARA CIANJUR - Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersenyum dan merasa senang mengetahui bahwa Sandiaga Uno telah resmi menjadi kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Senyum Jokowi tersebut terungkap saat Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab) Pramono Anung memberikan singgungan terkait batik hijau yang dikenakan oleh Sandiaga saat hadir di Jakarta Fair 2023 di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Rabu malam.
Pramono Anung mengungkapkan bahwa Sandiaga telah memiliki "warna baru" setelah resmi bergabung dengan PPP.
Ketika Presiden Jokowi mendengar hal tersebut, ia tersenyum dengan senang hati.
Kehadiran Sandiaga bersama Jokowi, Pramono, Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman, dan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono di Jakarta Fair tersebut diikuti oleh acara minum kopi bersama setelah meresmikan pembukaan acara.
"Bapak Presiden juga sempat tersenyum saat Pak Menseskab menyatakan bahwa sekarang saya sudah memiliki warna baru, dan tentunya diharapkan bisa menjadi memberikan kontribusi kepada kontestasi demokrasi ke depan," kata Sandiaga dalam keterangannya dikutip Kamis (15/6/2023).
Sandiaga Uno merasa beruntung diajak minum kopi bersama Presiden Jokowi dan mengungkapkan bahwa Jokowi menanyakan mengenai tugas barunya sebagai kader PPP.
Sandiaga menjawab bahwa tugas dan kewajibannya sebagai kader PPP akan ditetapkan dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang akan diadakan di DPP PPP pada 16-17 Juni 2023.
"Sempat juga saya menyampaikan bahwa sekarang saya harus lebih sering memakai batik berwarna hijau dan itu juga bagian daripada kita ingin mendorong ekonomi hijau, ekonomi yang berbasis energi baru dan terbarukan yang kita harapkan Indonesia bisa mengambil kepemimpinan, khususnya di bidang ekonomi," pungkas Sandiaga.
Baca Juga: Kepergok Warga Saat Curi Honda Beat, Maling Motor Di Jakpus Todongkan Senpi Dan Lepaskan Tembakan
"Karena salah satu PR yang paling besar yang kita hadapi ke depan dan isu yang ada di tengah masyarakat adalah bagaimana kita menjaga keberlangsungan ekonomi kita, memastikan harga-harga bahan pokok terjangkau dan lapangan kerja yang luas tercipta," sambungnya. (*)